Menjelang Panen Harga Jagung Turun
Petani jagung di wilayah Kecamatan Ngambon terus dihadapkan dengan harga jagug yang kian merosot. Padahal musim panen jagung di wilayah tersebut tinggal hitungan minggu.
Petani jagung di wilayah Kecamatan Ngambon terus dihadapkan dengan harga jagug yang kian merosot. Padahal musim panen jagung di wilayah tersebut tinggal hitungan minggu.
Petani jagung yang ada di selatan Bojonegoro sudah sebagian besar mulai memanen tanamannya. Saat ini harga jagung kering di tingkat petani Rp4.000/kilogram (kg) dan harga jagung utuh (grontolan) Rp2.000/kilogram (kg).
Istilah 'Mbangkel' atau angkut hasil panen sudah dikenal di Bojonegoro khususnya di desa-desa pinggir hutan, sejak warga mulai banyak menanam tanaman hortikultura jenis jagung ini.
Musim panen jagung di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro membuat pemilik mesin perontok jagung kebanjiran sewa.
Produksi jagung di Kabupaten Bojonegoro, diklaim oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, selama ini selalu mencapai target yang telah ditetapkan. Luas tanam jagung 2019 realisasinya mencapai seluas 59.444 hektar.
Meski di wilayah Jawa Timur diklaim benar-benar menjadi lumbung produksi jagung nasional, bahkan mampu menembus ekspor sampai ke luar negeri, namun komoditi jagung tersebut belum bisa diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Bojonegoro.
- Panen raya jagung di wilayah Bojonegoro Selatan baru saja dimulai semenjak pekan ini. Pada awal masa panen jagung harga jual jagung kering mencapai Rp4.000. Sehingga mahalnya harga jagung tersebut membuat para petani sangat senang.
Dalam kunjungannya bersilaturahmi dengan komunitas samin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Dinas PMD Jatim ,Wabup, Forkopimda, Camat, Kades, panen raya jagung yang ditanam Masyarakat Samin di Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Video conference (Vicon) adalah sarana efektif komunikasi pimpinan dengan jajaran di daerah. Di Kejaksaan, Vicon baru bisa menghubungkan Kejagung dengan Kejati. Untuk para Kajari, bila ada Vicon harus "ngumpul" di Kejati. Ini jadi kurang efektif. Saatnya diubah. Vicon harus sampai Kejari. Bisakah?