Dispendukcapil Terus Blusukan ke Kecamatan
Sebagai upaya untuk turut mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro terus melakukan blusukan ke kecamatan-kecamatan.
Sebagai upaya untuk turut mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro terus melakukan blusukan ke kecamatan-kecamatan.
Dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sikap yang mengayomi, tidak boleh memiliki rasa sombong, dan menciptakan suasana keakraban antara pemimpin dengan yang dipimpin.
Ikhlas dan Jujur dan terbuka itulah prinsip yang dipegang oleh Nanik Lusetiyani dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan diterapkannya dalam menjalani setiap tugasnya. Dengan prinsip itu dirinya dipercaya mengemban tugas menjadi Camat Dander sejak tanggal 6 Agustus tahun 2017 yang lalu
Pada tahun 2018 ini ada 3 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang sudah tidak memperoleh program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) bagi Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP), yakni Kecamatan Bojonegoro, Trucuk dan Kapas.
Per 7 Februari 2018, Pemerintah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, memiliki nahkoda baru, yakni Akhmad Yusuf yang sebelumnya mejabat sebagai Camat Sekar, menggantikan Hartono yang sudah memasuki masa pensiun.
Ratusan Penerima baru Program Keluarga Harapan (PKH) menerima manfaat pencairan dana di balai kecamatan setempat, Senin (19/3/2017).
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Menengah Atas Negereri (SMAN) Satu Kalitidu (SAKA), gelar Pekan Olahraga se Kabupaten Bojonegoro Barat, yang meliputi Kecamatan Kalitidu, Malo, Padangan, Ngasem, Purwosari dan beberapa kecamatan lainya.
Pada tahun ini 2017 ini, jumlah kecamatan yang tergolong rawan bencana banjir bandang mengalami peningkatan, pasalnya banyak daerah kecamatan biasanya tidak terjadi banjir bandang kini terkena musibah tersebut.
Dalam hearing yang digelar oleh DPRD Bojonegoro, dengan calon perangkat desa maupun perwakilan Kepala Desa yang ada di Bojonegoro belum ada kejelasan. Pasalnya, narasumber yang diharap-harapkan datang, yaitu UNNES untuk memberi penjelasan dan bisa meredakan isu negatif yang tersebar di masyarakat tidak hadir.
Dalam hearing antara perwakilan Kepala Desa maupun Calon Perangkat dengan DPRD Bojonegoro, yang digelar di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Rabu (8/11/2017) sore, ada yang mengadu menjadi korban sosialisasi menyesatkan.