#blokBojonegoroTV
Pensiun dari Dunia Tambang Pilih Tekuni Tanaman Hias
Pensiun dari Dunia Tambang Pilih Tekuni Tanaman
Pensiun dari Dunia Tambang Pilih Tekuni Tanaman
Pandemi Covid-19 membuat perekonomian bahkan seluruh dunia terdampak secara signifikan. Alhasil, banyak perusahaan maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melakukan efisiensi dengan pengurangan gaji hingga memutuskan untuk Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Akhir-akhir ini harga cabai di pasaran terbilang cukup mahal. Banyak kemungkinan yang menyebabkan harga cabai semakin merangkak naik hingga Rp 120 perkilogramnya.
Pasca kebakaran hebat beberapa hari yang lalu di Pasar Kepohbaru kabupaten Bojonegoro, kini para pedagang direlokasi. Agar perputaran ekonomi tetap berjalan, para pedagang berpindah ke sisi selatan pasar di depan kios-kios yang tak terbakar.
Petugas Tak Lelas Sosialisasi Prokes dan Bagi Masker
Memang awal pandemi covid-19 membuat penghasilan para pelaku usaha menurun. Setelah diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, membuat roda ekonomi masyarakat kembali bergulir lantaran aktivitas di luar rumah sudah diperbolehkan kembali dijalankan, tapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19.
Jangan mengira karena tinggal di desa, lantas kita tak bisa sukses menjadi seorang pengusaha. Contohnya M. Edi Santoso (24), pengusaha muda asal Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, yang belakangan ini mulai sukses menjadi juragan tahu dengan omzet jutaan rupiah setiap bulannya.
Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan hingga jiwa, tapi juga perekonomian masyarakat, terlebih pengusaha kecil di perdesaan. Salah satu usaha yang terdampak pamdemi di Bojonegoro adalah pabrik Kurma Jawa di Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas.
Siapa yang tak mengenal Dimsum. Dimsum adalah makanan tradisional China yang tak asing ditelinga kita.
Harga Lagi Bagus, Pedagang Cupang Sehari Kantongi 1 Juta