Pasca Longsor
Pengunjung Kedungmoar Mulai Sepi
Kedatangann pengunjung pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun destinasi wisata Air Terjun Kedungmoar beberapa pekan yang lalu, kini kondisi tersebut tampak sepi.
Kedatangann pengunjung pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun destinasi wisata Air Terjun Kedungmoar beberapa pekan yang lalu, kini kondisi tersebut tampak sepi.
Puluhan perempuan dari 11 desa di Kabupaten Bojonegoro mengikuti pelatihan kepemimpinan dan manajemen dari alumni Global Woman In Management (GWIM). Para perempuan yang dipilih sebagai pemimpin dan penggerak perempuan tersebut mendapat pelatihan intensif selama tiga hari sejak Kamis hingga hari ini (6-9/4/2017) di gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Bojonegoro.
Pasca bencana longsor yang terjadi di Wisata Air Terjun Kedungmaor Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (1/4/2017), kini wisata alam tersebut ditutup sementara untuk umum guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Walau dinyatakan ditutup, wisata air terjun Kedungmaor hingga kini, Rabu, (5/4/2017), masih ramai pengunjung. Hal tersebut di manfaatkan oleh pihak karang taruna (kartar) setempat, untuk menarik kontribusi dari pihak pengunjung.
Paska terjadinya tanah longsor yang menimbun wisata air Kedungmaor, di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang beberapa hari lalu, pihak BPBD yang dibantu personil dari PT. HK, telah melakukan pengalihan aliran sungai dengan membuat saluran baru. Pembuatan saluran tersebut telah selesai pada Sabtu, (1/4/2017) kemarin.
Untuk mengatasi tumpukan tanah dan bebatuan akibat longsor yang menutup aliran sungai di area wisata air terjun Kedungmaor, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama Forpimka, Perhutani KPH Bojonegoro, Dinas Pengairan, BBWS, dibantu PT. HK dan Pemdes Kedungsumber langsung melaksanakan tinjauan lokasi.
Akibat timbunan tanah longsor yang menutupi destinasi wisata air terjun Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, akhirnya wisata tersebut ditutup total.
Hujan lebat yang terjadi kemari malam, Jumat (31/3/2017) mengakibatkan wisata Air Terjun Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, atau lebih tepatnya di kawasan hutan RPH (Resort Pemangkuaan Hutan) Tretes, KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bojonegoro mengalami longsor, sehingga air terjun yang biasanya ramai dikunjungi tersebut kini terutup tanah dan bebatuan.
Pada 23 Maret 2017, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merayakan ulang tahun ke 63 sejak didirikan pada 1954. Momentum ini menjadi sangat tepat untuk melihat kembali politik kebangsaan ditengah menguatnya gelombang gerakan politik yang lekat dengan sektarianisme, primordialisme dan fundamentalisme. Namun, disisi lain juga semakin menguatnya arus globalisasi yang terkesan menjadi antitesa dan saling berhadapan secara vis-à-vis.
Bertempat di sekretariat di Gang Depo, Kota Bojonegoro, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bojonegoro, menggelar refleksi dalam rangka dies natalis ke 63, Rabu (22/3/2017) malam.