Skip to main content

Category : Tag: Pertanian


Perlindungan Sawah untuk Kembangkan Sektor Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global

Pemkab Bojonegoro mengambil langkah strategis untuk terus mengembangkan sektor pangan di tengah ancaman krisis ekonomi global dan fenomena perubahan iklim. Dalam rapat koordinasi evaluasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Senin (16/03/2026), Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan perlindungan lahan sawah hingga mencapai 87% sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Berita foto

Pertamina Patra Niaga Dampingi Petani Manfaatkan Jerami untuk Sawah Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau bersama masyarakat terlihat melakukan penanaman padi dengan metode pemanfaatan jerami di lahan pertanian Nagari Padang Toboh. Jerami yang sebelumnya kerap dibakar kini dimanfaatkan sebagai mulsa alami untuk menjaga kelembapan tanah, menekan gulma, serta memperbaiki kualitas lahan secara berkelanjutan.

Inovasi SI CADIAK, Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Jadi Sumber Ekonomi Warga

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial melalui inovasi pengelolaan limbah berbasis masyarakat. Melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau, perusahaan menghadirkan program SI CADIAK (Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah) sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mengusung konsep ekonomi sirkular di Nagari Padang Toboh.

DKPP Bojonegoro Salurkan Traktor dan Drone Pertanian dari Kementan RI

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Bojonegoro.

Tahun 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT untuk Petani

Untuk memastikan infrastruktur jalan bagi petani lebih mudah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan membangun 163 titik Jalan Usaha Tani (JUT) di tahun 2026. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp31,1 miliar. Dengan adanya JUT, petani lebih mudah membawa hasil pertanian.