#BeritaFoto
Adu Argumen dan Tegang di PPK Kota
Akibat ketegangan itu, KPU Bojonegoro turun ke lokasi, karena tampak pula Caleg Demokrat untuk DPRD Kabupaten Bojonegoro Dapil I (Kota, Trucuk, Kapas, Dander), Sukur Prianto.
Akibat ketegangan itu, KPU Bojonegoro turun ke lokasi, karena tampak pula Caleg Demokrat untuk DPRD Kabupaten Bojonegoro Dapil I (Kota, Trucuk, Kapas, Dander), Sukur Prianto.
Setelah sempat terhenti hampir satu jam, proses rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Kecamatan Kota Bojonegoro kembali dilanjutkan oleh PPK. Itu setelah hasil diskusi panjang tentang tuntutan saksi.
Proses rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (22/4/2019) sempat dihentikan sementara. Hal itu dikarenakan adanya perbedaan argumentasi terkait permintaan saksi yang menginginkan salinan DAA 1 hasil plano itu usai perhitungan suara di setiap desa.
Setelah Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai melakukan rekapitulasi suara di setiap kecamatan. Khusus Kecamatan Kepohbaru, pelaksanaan rekapitulasi pindah lokasi.
Rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 di tingkat kecamatan salah satunya di Kecamatan Kota Bojonegoro, Minggu (21/4/2019) sempat terjadi perselihan antara saksi dan PPS.
Polres Bojonegoro mengawal ketat perhitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yakni dengan cara memberlakukan penebalan anggota di masing - masing PPK yang ada di Kabupaten Bojonegoro dengan mengirimkan anggota yang sebelumnya menjaga di TPS kembali ke masing - masing PPK.
Pelaksanaan yang aman dan kondusif pada proses Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pilpres, Pileg hingga DPD, diapresiasi tinggi oleh Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Mu’awanah.
Meski sudah memasuki hari tenang, namun sejumlah alat peraga kampanye (APK) masih tampak di sejumlah jalan Nasional maupun Provinsi. Seperti APK yang ada di Bundaran Jetak Kota Bojonegoro dan beberapa APK yang ada di Jalan KH M Rosyid.
Pada masa tenang menjelang hari pencoblosan, seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu memang harus diturunkan. Meski begitu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bojonegoro, mengakui, pembersihan APK belum maksimal, dikarenakan waktu yang tidak mencukupi untuk melakukan pembersihan dalam waktu sehari.
Melihat kondisi sosial dan dinamikanya untuk menuju perbaikan yang komprehensif, Sugeng Bahagijo, calon legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan (Dapil) IX Bojonegoro-Tuban dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengusulkan satu kebijakan dan 3 Rancangan Undang-Undang (RUU) sekaligus.