Skip to main content

Category : Tag: Rasa


IKIP PGRI Bojonegoro

Etnomatematika: Wisata dan Budaya Bojonegoro dalam Perspektif Matematika

Etnomatematika merupakan salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang mengaitkan antara matematika dan budaya. Pendekatan ini memandang bahwa konsep dan praktik matematika tidak hanya bersumber dari sistem formal di sekolah, tetapi juga berkembang dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui kebiasaan, simbol, aturan, hingga budaya.

Tenggang Rasa Berkendara

JALAN-nasional Bojonegoro yang sudah ngleyer, akan lebih apik bila kemudian dibarengi dengan kesadaran tenggang rasa yang dalam KBBI berarti, sikap dapat (ikut) menghargai, atau menghormati perasaan orang lain sesama pengendara kala berkendara di jalan raya.

Kemenag Bojonegoro Bentuk Satgas Khusus Tangani Kasus Pelecehan Seksual

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro resmi membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk kasus kekerasan seksual di lingkungan madrasah. Hal itu merupakan tindaklanjut daei kasus pencabulan anak dibawah umur, yang menimpa siswa MI di Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Seorang Guru di Bojonegoro Diduga Lecehkan Siswanya

Seorang guru di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kawasan Kota Bojonegoro diduga lecehkan sejumlah siswanya. Isu tersebut muncul pada kalangan guru di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (17/3/2024).

Milad ke-45, MAN 1 Bojonegoro Adakan Pagelaran Seni Pesona Bojonegoro 

Segenap elemen Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro hari ini tumpah ruah dalam perayaan milad ke-45. Pada puncak rangkaian kegiatan milad ali ini, MAN 1 Bojonegoro mengadakan Pagelaran Seni Pesona Bojonegoro yang difokuskan di halaman Madrasah setempat, Sabtu (3/2/2024).

KPI Jatim: Bojonegoro Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak

Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Timur (Jatim) menilai Kabupaten Bojonegoro berstatus darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut, melihat jumlah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan persetubuhan di Bojonegoro yang meningkat di tahun 2023.