Angin Kencang dan Suhu Dingin Selimuti Bojonegoro
Pada bulan Agustus 2018, seluruh wilayah di Jawa Timur memasuki puncak musim kemarau.
Pada bulan Agustus 2018, seluruh wilayah di Jawa Timur memasuki puncak musim kemarau.
Meski tak muda lagi, namun tatapan pria calon jemaah haji (CJH) asal Desa Nguken, Kecamatan Padangan itu tetap tajam. Langkahnya pun tegap menuju kursi tunggu di Pendopo Malowopati sebelum pelepasan keberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (31/7/2018) siang.
Transaksi yang dicapai pada pasar lelang hasil pertanian dan olahan produk yang dihadiri para pengusaha besar mencapai hingga Rp88.802.000.000. Jumlah tersebut dicapai hanya selang 1 jam saat dimulai dibukanya pasar lelang.
Persibo Bojonegoro harus gagal untuk kedua kalinya, setelah dipastikan tak bisa lolos ke babak 16 besar Liga 3 Regional Jawa Timur musim 2018, untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 2 pada musim depan.
Adanya sumberdaya alam yang melimpah di Kabupaten Bojonegoro rupanya masih membuat orang bingung mencari pekerjaan. Meskipun jumlah pengangguran tiap tahunnya bisa dikatakan menurun, namun berdasarkan data yang tercatat di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro masih terbilang cukup tinggi dengan jumlah sekitar 23.000 ribu orang.
Persibo Bojonegoro harus terhenti pada fase grup Liga 3 Regional Jawa Timur musim 2018. Pelatih dari tim yang berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut, meminta maaf kepada para suporter maupun semua yang telah mensupport Persibo baik berupa doa maupun dalam bentuk dukungan.
Suporter Persibo Bojonegoro harus kembali memendam harapannya sedalam mungkin, untuk bermimpi tim kesayangan bisa berlaga di Liga 2 pada musim depan, lantaran Persibo harus puas finish di posisi ketiga grup C Liga 3 Regional Jawa Timur.
Nasib Persibo Bojonegoro, untuk lolos ke putaran 16 besar Liga 3 Regional Jawa Timur akan segera terjawab. Sore ini Blitar Poetra akan bertandang ke Pacitan guna melawan Perspa dalam lanjutan putaran kedua grup C di Stadion Pacitan , Minggu (29/7/2018) sore ini.
Farida Perdana Hanif yang sering dipanggil Ridda, lahir pada 11 juni 1995 di Wonosobo, Jawa Tengah. Ia sangat menyenangi hal-hal dibidang kesehatan sejak SMA, ia sering mengikuti kegiatan ekstra yang berhubungan dengan dunia kesehatan. Setelah lulus SMA Ridda melanjutkan studinya di Universitas Yogyakarta dengan menempuh program studi di fakultas kedokteran. Dan disela-sela waktu kuliah yang padat ia meluangkan waktunya untuk menulis buku bertema kesehatan.
Kasus pencabulan yang menimpa salah seorang siswi SD Kecamatan Bojonegoro, membuat anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi berempati. Sehingga politisi perempuan Gerindra itu membantu keluarga korban dengan memberikan sepeda.