Kemarau Makin Terasa di Bojonegoro, Abidin Fikri Salurkan Bantuan Air Bersih ke 52 Titik
Distribusi menyasar warga yang mengalami keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Ancaman krisis air bersih di tengah musim kemarau mendorong penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Abidin Fikri, turut mendorong agar kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan tetap terpenuhi.

Hingga Rabu (9/9/2026), sebanyak 262 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke 52 titik. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung sejak 13 Agustus hingga 9 September 2026.

Distribusi menyasar warga yang mengalami keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Pada Rabu (9/9/2026), bantuan kembali disalurkan ke tiga lokasi, yakni Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, serta Desa Geneng dan Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo.

Abidin Fikri mengatakan, penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya melayani masyarakat yang menghadapi persoalan ketersediaan air akibat musim kemarau.

Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendesak bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Karena itu, distribusi bantuan akan terus dilakukan selama musim kemarau masih berlangsung.

"Ini dalam rangka melayani masyarakat yang kekurangan air di musim kemarau. Kegiatan ini akan terus berjalan selama musim kemarau," ungkap Abidin Fikri.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban warga, khususnya masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Abidin juga menegaskan pentingnya kesinambungan distribusi dengan mengutamakan wilayah yang mengalami dampak kekurangan air paling parah.

"Penyaluran air bersih juga diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan wilayah yang mengalami kekurangan air paling parah," tandasnya.

Salah seorang penerima bantuan, Astutik, mengaku distribusi air bersih tersebut sangat membantu warga menghadapi kondisi kemarau.

Ia menyebut pasokan air menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama ketika sumber air semakin terbatas.

"Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Saat musim kemarau seperti sekarang, air sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga," kata Astutik.

Hingga saat ini, total 262 ribu liter air bersih telah disalurkan ke 52 titik di Bojonegoro. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama musim kemarau masih berlangsung. [Feb/mad]