11:00 . EMCL Gelar Lokakarya dan Peluncuran Program Pembangunan Desa Berwawasan Kependudukan   |   09:00 . 2019, Jilbab Waterproof Jadi Idola Kaum Hawa   |   08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |   23:00 . Intip Kemeriahan Festival Geopark 2   |   22:30 . Tari Jaranan Buka Festival Geopark 2   |   22:00 . Panorama Geopark Teksas Wonocolo - Festival Geopark 2   |   21:30 . Menikmati Sate Angkringan di Ngasem   |   21:00 . Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Turun Rp 3.000 Per Gram   |   20:30 . Sekjen DPP PDIP Minta Kader Partai Diperkuat   |   20:00 . Pertamina Gelar Khatam Al-Quran dan Santunan ke Anak Yatim   |   19:30 . Keren..! 5 Buku Mahasiswa Kampus Ungu Terbit   |   19:00 . Tertib Pengelolaan Aset Desa, Pemdes Dilatih dengan Apilkasi SIPADES   |   18:30 . Hujan Disertai Angin Patahkan Tower Kominfo dan Tumbangkan Pohon   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 25 January 2018 10:00

Waduk Ngelambangan

Tidak Membangun, Dinas PUSDA Hanya Sekadar Menormalilasi

Tidak Membangun, Dinas PUSDA Hanya Sekadar Menormalilasi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Waduk Ngelambangan, turut Desa Krangmangu, Kecamatan Ngambon dan Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Sebenarnya sudah dibangun sejak tahun 1990 oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sehingga, saat ini Pemerintah Bojonegoro hanya melakukan perbaikan saja.

"Bukan membangun, tapi normali saja," kata Kabid Air Baku Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari, kepada blokBojonegoro.com, Kamis (25/1/2018) di Kantornya Jalan Basuki Rahmat No. 4A.

Ia menambahkan, Waduk Ngelambangan telah berpindah kepemilikannya ke Pemkab Bojonegoro. Dulu merupakan Waduk Ngelambangan merupakan aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Dasarnya ada di Permen (Peraturan  Menteri) PU Pera, No.14 tahun 2015. Sehingga Waduk Ngelambangan menjadi aset pemkab Bojonegoro," terang Retno sapaan akrabnya.

Ia menjelasakan, selama ini belum ada perawatan. Sehingga pihak PUSDA pada tahun 2017 lalu, melakukan normalilsai dengan melakukan pengerukan sedimen atau endapan tanah di dalam waduk. Endapan sedimen sendiri, lanjut dia, mencapai 3,5 juta kubik, sehingga perlu pengerukan.

"Karena sudah milik pemkab sebisa mingkin kita manfaatkan," beber Retno.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan waduk di Desa Karangmangu, Kecmatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro belum rampung. Malah tembok yang terbuat dari tanah jebol akibat di terjang banjir.

Di lokasi Rabu, (24/1/2017), waduk yang berada di perbatasan antar Desa Karangmangu dengan Desa Setren, Kecamatan Ngasem. Namun, sesuai geografis pembangunan waduk tersebut ikut dalam wilayah Ngambon itu terlihat seperti tebing karena tergerus air.

Sebelumnya, pada tahun 2017 yang lalu,  pembangunan sudah di mulai namun hingga saat ini, belum selesai pembangunannya. Proyek tersebut di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umun (PU) dan Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro. [top/ito]

Tag : Waduk, ngambon, ngasem


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat