06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |   16:00 . 10 Orang Selesai Pemantauan, 44 Orang Dinyatakan ODP   |   15:00 . Waspada Kecelakaan, Tambah 2 Palang Pintu KA di Kapas dan Kalitidu   |   14:00 . Suwarto: Kampung Lontong Lodeh Ditutup Sementara   |   13:00 . 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan   |   12:00 . Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh   |   11:00 . Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun   |   10:00 . Pelantikan Kepala Desa Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan   |   09:00 . Cegah Penyebaran Corona, Kapolres Bersama Bupati Sidak Pasar   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 04 August 2018 12:00

Pencairan DAK Telat, Perlu Ada Perbaikan Sistem

Pencairan DAK Telat, Perlu Ada Perbaikan Sistem

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Lambatnya pencairan Dana Anggaran Khusus (DAK) Pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dinilai hal yang tidak wajar. Seharusnya pencairan itu bisa sesuai waktunya bila sistemnya dikelola dengan baik.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Bojonegoro, Sri Minarti, selama ini regulasi penyetoran data penerima siswa masih dilakukan secara manual. Sehingga memakan regulasi waktu lama.

"Seharusnya pihak bank juga memfasilitasi pencairan bagi siswa yang berada di pinggiran wilayah Bojonegoro. Sehingga siswa juga tidak dirugikan dengan waktu belajarnya," ungkap Sri Minarti kepada blokBojonegoro.com

Diharapkan, ke depan pencairan DAK bisa dilakukan secara tepat waktu dan pendataan siswa penerima sudah dilakukan secara online. Apabila ada kesalahan data, bisa dilakukan perbaikan data secara langsung, jadi tidak memakan waktu lama.

"Padahal awal mula pencairan DAK bisa diterima siswa langsung di masing desa wilayahnya. Namun kini pencairan itu dilakukan di bank yang ada di kota. Akibatnya banyak memakan waktu siswa saat hendak melakukan pencairan," keluh wanita yang disapa Bu Min.

Seperti diketahui, DAK jenjang SMA sederajat ini diperuntukkan membantu pembiayaan bagi siswa serta membeli peralatan sekolah. Total anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Bojonegoro sebesar Rp104 milyar dan pencairan setiap tahunnya dibagi 2 tahap. [saf/ito]

Tag : dak, pendidikan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat