22:00 . Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif   |   21:00 . Sekarang Urus Administrasi, e-KTP, KK, Akte Bisa dari Rumah   |   20:00 . Total 3 Orang Sembuh Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Kanor Zona Merah, Baureno Tambah 3 Positif   |   18:00 . Warga Talok Manfaatkan Bantaran Bengawan Solo untuk Ditanami Ale   |   17:00 . Reaktif, 2 Pedagang Pasar Baureno Diisolasi ke BLK   |   16:00 . Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui   |   15:00 . Inilah Hasil Lengkap Rapid Test 3 Pasar   |   14:00 . Pedagang Pasar Sumberrejo Ikuti Rapid Test   |   13:00 . Sempat Ketakutan, Pedagang Sambut Positif Rapid Test   |   12:00 . Disdik Rumuskan Kebijakan Normal Baru di Sekolah   |   11:00 . Ditemukan Meninggal, Korban Terseret Sejauh 8 Kilometer   |   10:00 . Diduga Takut, Banyak Pedagang Pasar Sumberrejo Tutup Stand   |   09:00 . Kades Sukorejo, Pasar Krempyeng Dipindah Sudah Difikirkan Matang   |   08:00 . Pedagang Tiga Pasar Tradisional di Rapid Test   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 01 October 2018 16:00

Pengisian Perangkat Desa di Glagahwangi

Inspektorat Tunggu Printah Bupati Ambil Tindakan

Inspektorat Tunggu Printah Bupati Ambil Tindakan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Pengisian Perangkat Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro dinyatakan cacat hukum. Pernyataan itu, dilontarkan oleh Kabag Hukum dan Dinas DPMD saat acara hearing dengan DPRD beberpa waktu lalu.

Karena hal tersebut, DPMD atau pun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (salah satu anggota Komisi A) mengusulkan secara langsung agar inspektorat melakukan pemerikasaan terhadap kegiatan desa tersebut. Sebab, di dalam pelaksanaan pengisian perangkat desa itu menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD).

Inspektur Inspektorat Bojonegoro, Syamsul Hadi mengatakan, terkait pengisian perangkat desa di Glagahwangi belum ada disposisi untuk melakukan tindakan terkait hal itu.

"Menunggu perintah dari bupati," tutur Syamsul Hadi, Senin (1/10/2018) di kantornya Jalan Pahlawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, polemik pengisian tes Perangkat Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras hingga kini terus berlanjut. Pada Selasa (18/9/2018) pertengahan bulan lalu, Kepala Desa Glagahwangi, BPD, TIM seleksi perangkat menghadap Komisi A DPRD Bojonegoro untuk menyelesaikan maslah itu.

Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito memberikan tanggapan, terkait larangan warga luar Desa Glagahwangi mengikuti tes perangkat itu adalah melanggar Permendagri nomor 67 tahun 2017, Perda pasal 2 ayat 1 (Perda nomer 1 tahun 2017), serta putusan Mahkamah Konstitusi terkait domisili.

Anam menjelaskan, hal itu sudah begitu gamblang (Perda). Kenapa, pihak desa melakukan musyawarah desa (musrembangdes) untuk mengambil kesepakatan yang melawan perundangan (yaitu larangan warga desa mengikuti tes perangkat di Glagahwangi).

"Kesepakatan yang melawan perundangan, kesepakatan itu batal demi hukum. Keputusan yang melawan perundangan, keputusan itu batal demi hukum," beber Politisi Partai Gerindra itu saat hearing beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Anam merasa bingung, sebab, pihak desa memusyawarahkan hal yang sudah jelas (diatur di Perda), masih dibahas lagi dalam Musrembangdes. "Kok tidak membahas yang kira-kira belum diatur tapi menjadi kebutuhan, itu mungkin bisa diatur lokal desa (Perdes)," ungkapnya geram.

Menurut Anam, peraturan daerah sudah jelas. Kenapa masih dicarikan pendapat lagi, sebab Perda sudah hasil putusan Pemkab masih dirapatkan lagi. Lebih lanjut menurut Anam, hal yang dilakukan oleh pihak Desa Glagahwangi adalah melawan putuasan Mahkamah Konstitusi.

"Dengan Musdes (Musrembangdes) itu jadinya tidak jelas. Jadi melarang warga (luar desa mendaftar perangkat Desa Glagahwangi) melawan Perda, Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Keputusan MK. Memang disengaja dan dipersiapkan (oleh pihak Desa Glagahwangi)," terangnya. [top/mu]

Tag : perangkat desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat