19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 10 January 2019 21:00

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Inspektorat

Butuh Keterangan Saksi Ahli, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Butuh Keterangan Saksi Ahli, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com -  Hingga saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro belum menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 senilai Rp8 miliar. Saat ini, pihak Kejari masih ingin mempertajam saksi-saksi.

"Sesuai audit yang dilakukan BPK. Ada saran kami akan menajamkan saksi-saksi dan kami akan menggunakan saksi ahli," kata Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro A. Fauzan kepada blokBojonegoro.com, Kamis (10/1/2019) di kantornya.

Dikatakan Fauzan, pihaknya telah mengirim surat ke Universitas Atmajaya Yogyakarta, terkait permohonan saksi ahli di bidang Hukum Administrasi Negara.

Menurutnya pihak Kejari akan mengutus beberapa Jaksa untuk bertemu saksi ahli. "Dan pihak sana (Universitas) setuju," kata Fauzan.

Hingga saat ini, pihak Kejari belum menetapkan satu tersangka pun terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana audit oleh Inspektorat. 

Padahal, setidaknya ada sekitar 40 saksi yang sudah diperiksa. Rencananya hari Senin depan pihaknya akan menuju Universitas Atmajaya untuk segera bisa menetapkan status dari perkara ini. [top/lis]

Tag : kejari, dana, inspektorat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat