18:00 . Penerimaan Naker Melalui Pemerintah Desa   |   17:00 . Berikan Suport, Kapolres Silaturrohimi Disabilitas Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Angin Kencang, Kerugian Rp3,5 Miliar   |   15:00 . Kuasa Hukum GKJTU: Sempat Dilakukan Mediasi, Tiga Ruko Tetap Dirobohkan   |   14:00 . Bupati Serahkan Alat Rekam Data Kependudukan Tingkat Kecamatan   |   13:00 . Kalah Gugatan, 3 Ruko Dirobohkan Oleh PN Bojonegoro   |   12:00 . 46 Pohon Tumbang di 11 Kecamatan   |   11:00 . Kebutuhan Naker untuk Rig, ini yang Dibutuhkan   |   10:30 . Media Cetak Tergerus, Media Digital Tak Mudah Bertahan   |   10:00 . Pertamina EP Field Asset 4 Sosialisasi Pengeboran Lokasi Sukowati i003   |   09:30 . Literasi di Kampus Ungu Terus Mewarnai   |   09:00 . SKK Migas Jabanusa Perlu Media Menyampaikan Informasi dari Masyarakat   |   07:00 . Siapa yang Tahu, Lompong Punya Khasiat Menurunkan Tekanan Darah   |   06:00 . 4 Hari, 1.544 Rumah Rusak Disapu Angin   |   20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 10 January 2019 21:00

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Inspektorat

Butuh Keterangan Saksi Ahli, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Butuh Keterangan Saksi Ahli, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com -  Hingga saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro belum menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 senilai Rp8 miliar. Saat ini, pihak Kejari masih ingin mempertajam saksi-saksi.

"Sesuai audit yang dilakukan BPK. Ada saran kami akan menajamkan saksi-saksi dan kami akan menggunakan saksi ahli," kata Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro A. Fauzan kepada blokBojonegoro.com, Kamis (10/1/2019) di kantornya.

Dikatakan Fauzan, pihaknya telah mengirim surat ke Universitas Atmajaya Yogyakarta, terkait permohonan saksi ahli di bidang Hukum Administrasi Negara.

Menurutnya pihak Kejari akan mengutus beberapa Jaksa untuk bertemu saksi ahli. "Dan pihak sana (Universitas) setuju," kata Fauzan.

Hingga saat ini, pihak Kejari belum menetapkan satu tersangka pun terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana audit oleh Inspektorat. 

Padahal, setidaknya ada sekitar 40 saksi yang sudah diperiksa. Rencananya hari Senin depan pihaknya akan menuju Universitas Atmajaya untuk segera bisa menetapkan status dari perkara ini. [top/lis]

Tag : kejari, dana, inspektorat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat