18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 March 2019 10:00

Jadi Hobi, Dua Siswa ini Tampilkan Barongan Tanpa Persiapan

Jadi Hobi, Dua Siswa ini Tampilkan Barongan Tanpa Persiapan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Acara praktek seni budaya sudah digelar selama dua hari, mulai Jum'at lalu hingga hari ini, Sabtu (02/03/2019). Seluruh siswa-siswi kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2  Bojonegoro dari semua jurusan diwajibkan untuk menampilkan bakatnya.

Semua siswa mempersiapkan diri untuk menampilkan bakatnya di praktek seni budaya tersebut sejak satu minggu yang lalu. Namun hal serupa tidak terjadi pada Deni dan Rahman, dua siswa yang menampilkan pertunjukan barongan.

Pasalnya, mereka berdua sudah terbiasa melakukan pertunjukan tersebut, seperti yang di katakan Deni, bahwa Ia dan Rahman sudah sering diundang untuk mengisi berbagai acara.

"Tanggapan di acara-acara sangat banyak, tapi kita yang penting hadir, tidak mementingkan upah yang akan kita dapatkan, karena ini hobi," beber siswa kelas XII administrasi perkantoran tersebut.

Mereka berdua berlatih sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga saat ini, mereka tetap menekuni hobi tersebut.

"Awalnya kita belajar dari teman bermain, dan belajar bermain jaranan, hingga kelas tiga SMP baru bermain barongan, karena berat barongan tersebut 9 hingga 12 kilogram," jelas Rahman.

Meskipun sudah lihai memainkan barongan tersebut, Deni dan Rahman jarang mengikuti even lomba. Sebab menurut mereka biaya lomba cukup mahal.

"Kalau ikut even lomba sepertinya mikir dua kali di ongkos," pungkas deni mengakhiri percakapan dengan awak bB. [aim/ito]

Tag : praktek, seni, budaya, barong, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat