05:00 . 9 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 8 Orang di Bojonegoro   |   17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lebihi Target, Pencetakan KPP Capai 33.300 Keping

blokbojonegoro.com | Wednesday, 21 October 2020 19:00

Lebihi Target, Pencetakan KPP Capai 33.300 Keping

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pasca diluncurkan pada pertengahan Januari 2019, salah satu progam unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yaitu Kartu Pedagang Produktif (KPP) berjalan sukses. Dari jumlah kuota yang ditargetkan sebanyak 31 ribu KPP, tahun ini jumlahnya melebihi target.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi menjelaskan, hingga bulan Oktober 2020 ini, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan telah mencetak sebanyak 33.300 KPP. Dari Jumlah tersebut, Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Kabupaten Bojonegoro telah mengucurkan anggaran sebesar Rp31.387.470.277 dan sudah dipegang oleh pedagang.

"Dari total anggaran itu terbagi menjadi dua, pertama untuk pelaku usaha mikro sebesar, Rp17.270.620.277 dan untuk Pelaku usaha ultra mikro sebesar Rp14.116.850.000," ujarnya, Rabu (21/10/2020).

Dia mengatakan, KPP merupakan salah satu cara Pemkab Bojonegoro untuk memfasilitasi para pedagang, baik di perkotaan maupun di kecamatan untuk memperoleh pinjaman bank dengan bunga rendah untuk modal usaha mereka. Dalam hal ini Dinas Perdagangan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan bunga 0,5 persen. Sasaran KPP tersebut yakni perorangan atau badan usaha perorangan. 

“Kalau dalam setahun bunganya hanya 6 persen saja tanpa jaminan dan ultra mikro jasa 0.25 persen sebulan dan 3 persen dalam setahun,” ujarnya.

Terkait manfaat KPP, Menurut Sukaemi menjelaskan pemilik kartu bakal mendapatkan fasilitas akses permodalan maksimal Rp25 juta dari Bank Daerah Bojonegoro, kemudahan akses kemitraan, dan kemudahan pelayanan perizinan usaha. 

Tak hanya itu, para pedagang juga mendapat pelatihan kewirausahaan, kemudahan akses kemitraan, pelayanan perijinan usaha, mendapatkan sertifikasi produk dan fasilitas hak paten.

"Semoga pelaku usaha sangat terbantu dengan program ini, apalagi saat ini sedang masa pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat," pungkasnya.[din/lis]

 

Tag : KARTU, KPP


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat