18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mahasiswa Polbangtan Malang Penyuluhan Ayam Joper Kepada Santri Tani Milenial

blokbojonegoro.com | Sunday, 28 July 2019 17:00

Mahasiswa Polbangtan Malang Penyuluhan Ayam Joper Kepada Santri Tani Milenial

Oleh: Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Kementrian Pertanian pada tahun 2019 ini berencana menumbuhkan satu juta petani milenial, yaitu petani yang aktif, mengerti tehnologi, mempunyai inovasi dan mampu mengadopsi tehnologi dengan cepat.

Salah satu program Kementan untuk petani milenial adalah Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) untuk pondok pesantren seluruh indonesia, termasuk pondok pesantren di Bojonegoro. KSTM di Bojonegoro mendapat bantuan bibit ayam jowo super (Joper) sebanyak 500 ekor, biaya pembuatan kandang, pakan ayam, vitamin dan obat-obatan.

Untuk mendampingi para santri beternak ayam joper, Kementan mengandeng Politehnik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang. Bertempat di pondok pesantren Mansya'ul Hidayah Desa Kabunan Kecamatan Balen, Kamis (28/7/2019) mahasiswa Polbangtan Malang mengadakan penyuluhan kepada 30 perwakilan santri penerima program KSTM dari sepuluh pondok pesantren yang tersebar di Bojonegoro bagian timur.

Materi penyuluhan tentang manajemen kesehatan ayam/unggas dan praktek pembuatan jamu untuk ayam. Pengasuh pondok pesantren Mansya'ul Hidayah, Kiai Noer Zainudin Aljumadi merasa senang pondoknya di tempati penyuluhan.

"Kami segenap pengurus KSTM Mansya'ul Hidayah mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya penyuluhan dari mahasiswa Polbangtan yang diikuti oleh sepuluh KSTM. Semoga memberikan keberkahan untuk pondok pesantren di Bojonegoro," kata kiai Zainudin.

Sementara itu Faridha, mahasiswa Polbangtan dalam penyuluhanya banyak mengupas tentang pembuatan kandang ayam joper dengan memperhatikan kesejahteraan hewan.

"Kandang sebaiknya membujur timur-barat, agar ayam tidak terlalu kepanasan, tetapi pagi hari masih mendapat sinar matahari. Dinding kandang bisa dibuat sistem semi terbuka. Lantai sebaiknya dibuat dari semen kasar sehingga mudah dibersihkan," kata Faridha.

Sementara itu mahasiswa yang lain, Khoirul mengulas tentang jamu herbal untuk ayam/unggas.

Penyakit yang menyerang ayam biasanya Tetelo, Cacingan, dan Snot/Pileg/Coryza. Para santri bisa membuat obat sendiri secara alami yang bahanya dari kencur, kunyit, jahe, temulawak, temu ireng, molase, EM4, dan air.

"Jamu herbal ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan, menghambat pertumbuhan patogen, mencegah penyakit, dan memperbaiki metabolisme ayam," kata Khoirul, yang juga kelahiran Kasiman Bojonegoro.

*PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : Mahasiswa, kstm



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat