21:00 . Ada Lelang Tanda Tangan Rp10 Juta Saat Pamit Kenal Camat Padangan   |   20:00 . Hari Gizi Nasional, MI Darul Ulum Gelar Lomba Mewarnai se-Karisidenan   |   18:00 . Tak Hanya Bupati, Dua Anggota Dewan Juga Tinjau Tanggul Jebol Kedungprimpen   |   16:00 . Setelah NU Banyuwangi dan Sidoarjo, Giliran Rijalul Ansor NU Bojonegoro Dukung Gus Muhaimin   |   15:00 . EMCL Bersama Mitra Gelar LPJ Pembangunan Instalasi Air Bersih   |   14:00 . Pemkab Rencanakan Pengadaan Pompa Air di Lebaksari   |   13:00 . Tinjau Lokasi Jebolnya Tanggul Kali Avur, Bupati Minta Segera Dinormalisasi   |   12:00 . Kemendag Lepas Ekspor Olahan Sorgum Produk Unggulan Desa   |   11:00 . Latar Belakang Gunung Rengel, Jembatan TBT Cocok Buat Spot Foto   |   09:00 . Bengawan Solo Masih Siaga 1, Tren Turun Cepat   |   07:00 . Journaling Benarkah Bagus untuk Kesehatan Mental?   |   18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |  
Sun, 23 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Adaptasi New Normal, Pengusaha Dekor Pernikahan Kembali Bergeliat

blokbojonegoro.com | Tuesday, 04 August 2020 11:00

Adaptasi New Normal, Pengusaha Dekor Pernikahan Kembali Bergeliat

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Adaptasi tatanan kehidupan baru atau new normal di masa pandemi Covid-19, di beberapa daerah yang berubah status dari zona merah menjadi zona kuning dan hijau, telah banyak melakukan berbagai aktivitas, salah satunya hajatan pernikahan. Meski demikian, tetap mentaati peraturan pencegahan covid-19.

Hal ini, tentu juga menjadi ladang rezeki tersendiri bagi para pelaku atau penggiat usaha dekorasi lamaran dan pernikahan, yang semula redup kembali berjaya.

Salah satunya, Lely warga asal Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, yang juga pelaku usaha dekorasi pengantin.

Lely mengaku, sebelum masa new normal ia hanya menerima dekorasi untuk lamaran. Kemudian, bulan Agustus kini mulai menerima jasa dekorasi untuk hajatan pernikahan. Meski jumlahnya tak terhitung banyak seperti musim pasca Idul Adha tahun lalu.

"Alhamdulillah untuk jasa dekorasi hajatan pernikahan sekarang juga menerima, meskipun jumlahnya hanya 17 agenda pernikahan. Dan tidak sebanyak tahun lalu waktu musim nikahan bulan Dzulhijjah," tutur Leli.

Senada juga diungkapkan oleh, Yuli, warga Desa Ngaraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Pemilik jasa dekorasi, itu menambahkan, saat ini ia juga mulai menerima beberapa jasa dekorasi lamaran dan pernikahan.

Namun untuk jasa dekorasi pernikahan, mayoritas ia menerima dalam bentuk ukuran lebar 3 meter dan tinggi 2meter. Atau dekorasi pernikahan minimalis.

"Sekarang menerima juga dekorasi pernikahan, jika sebelumnya hanya dekorasi untuk lamaran. Tetapi dalam bentuk ukuran backdrop minimalis rata-rata," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : adaptasi, new, normal, bojonegoro, hajatan, sound, dekor



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat