11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Benarkah Kebiasaan Membunyikan Punggung Berbahaya?

blokbojonegoro.com | Friday, 21 August 2020 07:00

Benarkah Kebiasaan Membunyikan Punggung Berbahaya?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Beberapa orang memiliki kebiasaan sesaat setelah bangun pagi dengan menggeliat lalu membunyikan sendi-sendi punggung hingga terdengar suara "krek".

Kebiasaan ini memang kerap membuat rasa nikmat sekaligus lega seperti melakukan peregangan.

Bahkan, tak hanya sesaat setelah bangun tidur saja, kebiasaan ini juga sering dilakukan saat badan terasa lelah atau otot terasa kaku.

Namun, pertanyaannya, apakah kebiasaan membunyikan punggung ini bisa berbahaya?

Secara umum, kebiasaan membunyikan punggung bukan hal yang buruk. Hanya saja, Anda tidak boleh melakukannya terus menerus.

Apalagi jika Anda melakukannya beberapa kali dalam sehari.

"Sesekali itu tidak apa-apa, tetapi menggertakkan punggung Anda setiap hari bisa menyebabkan tulang rawan aus hingga memicu rasa sakit atau mungkin tendon dan ligamen robek," ungkap Armin Tehrany, ahli bedah ortopedi dikutip dari Business Insider.

Dalam laporan Healthline, menggertakkan sendi juga bisa membuat peregangan ligamen di sekitarnya.

Hal ini kemudian dapat menyebabkan kondisi seperti ketidakstabilan terus menerus dan berisiko terkena osteoartritis.

Tak hanya itu, menggertakkan punggung kronis bisa membuat seseorang mengalami hipermobilitas atau rentang gerak yang tidak normal pada persendian.

Boleh dilakukan, asal...

Meski boleh dilakukan sesekali, tapi meminta tolong teman tidak kompeten untuk menggertakkan punggung Anda bisa berakibat buruk.

Salah-salah, Anda justru mungkin mengalami kerusakan tulang atau otot.

"Ketika seseorang membantu membunyikan punggung, bisa jadi mereka memilih sendi tulang belakang yang tidak spesifik dan menekannya pada posisi ekstrem untuk mengeluarkan suara retakan," tutur terapis fisik Jeffrey Yellin.

Jika memang ingin melakukannya, Anda bisa memilih bantuan profesional seperti ahli fisioterapi.

Tetapi, jika hal itu juga tidak bisa menjadi pilihan, maka lebih baik melakukannya sendiri.

"Sangat sulit bagi Anda untuk membunyikan punggu sendiri, karena secara naluriah tubuh ingin melindungi diri dari bahaya," kata Ferhan Asghar, asisten profesor bedah orotpedi di UC Health.

Kalaupun bisa, ada baiknya Anda membatasi diri untuk melakukan hal ini. Yellin mengingatkan, terlalu sering membunyikan punggung bisa menyebabkan tulang belakang tidak stabil dan tidak sejajar.

Alernatif lain

Untuk tujuan meredakan ketegangan otot, Anda bisa memilih peregangan dibanding membunyikan punggung.

Tehrany bahkan menganjurkan lebih baik melakukan peregangan setelah mandi air hangat dibanding menggertakkan punggung.

Caranya, setelah mandi air hangat dan mengeringkan diri, perlahan membungkuklah ke depan dengan tumpuan di pinggang.

Pertahankan posisi tersebut selama 15 hingga 30 detik atau selama Anda merasa nyaman.

Hal ini bisa membantu meredakan ketegangan di punggung dan bahu tanpa merusak sendi.

Dapat berbahaya

Kebiasaan membunyikan punggung juga bisa menjadi hal yang berbahaya. Hal ini diungkap oleh Dr. Christopher Anselmi dari Hospital for Special Surgery's Integrative Care Center di New York City.

"Cracking atau membunyikan sendi dapat berakibat buruk jika menjadi sebuah kebiasaan," kata Anselmi dikutip dari Fox News.

"Sendi punggung terdiri dari ligamen, tendon, dan struktur jaringan lunak lain yang dapat aus dari waktu ke waktu. Gerakan yang tidak semestinya dilakukan dapat menyebabkan kerusakan dini," tambahnya.

Saat Anda membunyikan punggung terus menerus, risiko cedera tulang punggung meningkat.

Untuk itu, meski tidak berbahaya, lebih baik berhati-hati dalam melakukan hal ini.

*Sumber: kompas.com

Tag : kesehatan, badan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more