19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |   07:00 . Tak Perlu Tunggu Tua, Begini Cara Cegah Nyeri Sendi Sejak Muda   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Putra Angling Dharma Berhasil Memboyong Juara Pertama Lomba Oklik

blokbojonegoro.com | Sunday, 13 September 2020 18:00

Putra Angling Dharma Berhasil Memboyong Juara Pertama Lomba Oklik

Penulis: Yudi Kuswanto

blokBojonegoro.com – Diumumkan oleh Eko Prayitno, perwakilan dari ketiga juri yang menilai para peserta Lomba Oklik dalam rangka menyambut hari jadi Bojonegoro yang ke 343 mengumumkan enam pemenang dalam pagelaran lomba yang dimulai sejak pagi hingga siang hari, Minggu (13/9/2020) di Pendopo Malowopati.

Dengan rincian terdapat juara harapan 3, juara harapan 2, juara harapan 1, juara 3, juara 2, serta juara 1. Untuk juara satu sendiri dimenangkan oleh grup bernama Putra Angling Dharma perwakilan dari Banjarejo.

Bukan kali pertama, grup yang digawangi oleh Tedo Haris (25), sebelumnya juga telah pernah menjuarai beberapa kejuaraan Lomba Oklik, diantaranya adalah juara 1 di Kanoman tingkat karesidenan Bojonegoro, Tuban serta Lamongann di tahun 2019, juara 2 di Pondok Al-kharis, harapan 1 di Pondok Al-rasyid, juara 1 STIKES ICHSADA, serta juara 2 di Bangilan Kapas pada tahun 2019 awal.

Dengan prestasi yang sudah banyak tersebut untuk grup Oklik yang mulai terbentuk pada tahun 2018 itu, siapa sangka berangkat dari rasa penasaran lalu mulai mendalami dan mengkombinasikan antara Oklik zaman dahulu dengan sekarang bisa menghantarkan pada berbagai kejuaraan kompetisi Oklik.

“Kok teman-teman ada Oklik. Oklik itu apa, kita dalami sedikit demi sedikit dulu sama sekarang saya gabung tradisional sama modern jadi satu” ucap Tedo.

Sebagai juara pertama, raut bahagia terpancar dari para punggawa Putra Angling Dharma, terutama Tedo selaku ketua dari grup Oklik tersebut. Ia bangga seraya memanjatkan syukur sebab masih dipercaya lagi sebagai juara. Selain itu dirinya juga mengatakan bahwa kemenangannya atas Lomba Oklik yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro ini tak lepas dari teman-temannya yang berbakat. Ia mengatakan jika teman-temannya di grup Oklik Putra Angling Dharma merupakan musisi-musisi muda yang berbakat.

“Teman-teman ini musisi-musisi muda yang berbakat, istilah berbakat itu kan banyak tapi kan kita ambilnya itu kalau di Bojonegoro itu gampang nyantol diajari apa gampang mempelajarinya,” tambanya.

Menurutnya, alasan lain mengapa grup yang digawanginya mampu menyabet juara sebab grupnya mampu mengaransemen atau mengkombinasikan antara tradisional dan modern serta jauh lebih penting adalah berkat vokalisnya Erdin.

Erdin sendiri merupakan seorang penyanyi yang menggeluti hobinya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga sampai sekarang sudah sekitar 22 tahun lamanya. Walau begitu dirinya juga menuturkan ada keberbedaan saat perform di panggung diluar lomba, wanita dengan suara merdu yang enggan menyebutkan umurnya tersebut, menuturkan perfomnya kali ini di lomba Oklik 2020 ada keberbedaan mendasar antara tampil tidak ada beban dengan tampil dengan beban menyesuaikan dengan irama musik Oklik yang dimainkan oleh para personel.

“Saya kan seorang penyanyi jadi sudah terbiasa, tetapi tetap ada bedanya kita tampil tanpa beban dengan tampil ada beban seperti ini. Kita tampil kan harus kompak dengan crew kita, grup kita,” pungkasnya.

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang magang di blokBojonegoro.com

 

Tag : Juara, lomba, oklik, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat