18:00 . Sempat Tertunda Akibat Pandemi, Turnamen Sablon Cup III Kembali Digelar   |   17:00 . HUT AMPI Ke-44, Pengurus DPD AMPI Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   16:00 . Begini Cara Mendaftar MyPertamina dengan Ponsel   |   10:00 . Puskesmas Tanggapi Curhatan Warga di Instagram Terkait Penanganan Sang Kakek   |   09:00 . Ruwatan Massal di Bojonegoro Kembali Digelar, Ini Jadwalnya   |   08:00 . 74 Polisi di Bojonegoro Naik Pangkat   |   07:00 . Menabung Saja Tidak Cukup, Ini Tips Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Tepat   |   06:00 . Berani Bermimpi dan Gigih Menjemput Masa Depan   |   22:00 . Mendag Zulhas: Perjanjian Indonesia–UAE CEPA Ditandatangani, Upaya Tingkatkan Ekspor   |   21:00 . Roadshow, PMI Bojonegoro Lakukan Pembinaan dan Orientasi Pengurus Kecamatan   |   20:00 . Gubernur Lantik Komite Komunikasi Digital (KKD) Jatim   |   19:00 . Perangi Hoaks, Gubernur Jatim Lantik Komite Komunikasi Digital   |   18:00 . Program Agrosilvopastura, PEPC Inisiasi Kesadaran Kolektif Masyarakat Lestarikan Lingkungan   |   12:00 . Momen Hari Bhayangkara, Bupati Anna Ucapkan Selamat Kepada Pejuang Indonesia   |   11:00 . Negara Hadir, Pemerintah Bayar Kompensasi Rp64.5 T, Perkuat Arus Kas Pertamina, Proteksi Daya Beli Masyarakat   |  
Sat, 02 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Prokes Ketat Diwisuda STIKes Rajekwesi

Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Wednesday, 28 October 2020 20:00

Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Keberadaan perguruan tinggi kesehatan di Kabupaten Bojonegoro diharapkan ikut membantu pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Hal itu disampaikan sekretaris daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro, Nurul Azizah saat menghadiri wisuda STIKes Rajekwesi Bojonegoro secara luring dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Bu Nurul, panggilan Nurul Azizah sangat mengapresiasi STIKes Rajekwesi Bojonegoro yang menyelenggarakan Wisuda secara luring dengan protocol kesehatan yang sangat ketat. "APBD Bojonegoro terbesar keduas etelah Surabaya. Pemkab memberikan beberapa program kesehatan, yaitu UHC (universal health coverage)," paparnya saat menghadiri wisuda di hotel Aston Bojonegoro, Rabu (28/10/2020).

[Baca juga: Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda ]

Dijelaskan Bu Nurul, UHC yaitu jaminan kesehatan semesta, artinya sebanyak 98,76 persen penduduk Bojonegoro mendapat layanan kesehatan gratis, hal ini merupakan satu satunya kabupaten di Jawa Timur. Termasuk dengan APBD tersebut Pemkab Bojonegoro juga melakukan peningkatan pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah Bojonegoro.

"Kepada para wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas diri agar sukses menatap masa depan," jelasnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Layanan DIKTI VII Jawa Timur, Prof. Dr. Ir Soeprapto, DEA menyampaikan sambutan secara daring yakni melalui siaran langsung lewat zoom. Dalam sambutannya menyampaikan, Kementrian pendidikan dan kebudayaan telah merumuskan empat kebijakan bagi perguruan tinggi yaitu kampus merdeka, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi perguruan tinggi, SNPT (Standar Nasional perguruan Tinggi) dan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). "Diharapkan civtas menerapkan pilar pilar ini," harapnya.

Beliau juga mengapresiasi atas capaian prestasi STIKes Rajekwesi yang dalam tahun ke tahun terakhir ini mengalami perkembangan yang melejit pesat, dengan bertambahnya beeberapa prodi baru. "Dalam hal perolahan peringkat perguruan tinggi di tingkat LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, menunjukkan adanya peningkatan kualitas dalam pengelolaan pendidikan di STIKes Rajekwesi," sebutnya dalam video tron.

Ketua Yayasan Pendidikan Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro Moch. Ghusni, SP, menyampaikan, STIKes Rajekwesi Bojonegoro merupakan salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan kesehatan yang kredibel dan bisa dipercaya oleh masyarakat.

"Sehingga Yayasan Pendidikan Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro berkomitmen dalam menyelenggarakan institusi pendidikan di Bojonegoro, dalam rangka ikut andil dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan percepatan pembangunan kesehatan," imbuhnya.

Tampak wisuda penuh khidmat mengikuti jalannya prosesi wisuda dengan protokol kesehatan yang ketat di tengah suasana pandemi. Sekaligus bertepatan dengan hari sumpah pemuda ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari berbagai pihak. Pasalnya lulusan STIKes Rajekwesi siap mencetak sejarah dalam pembangunan peradaban Bangsa, secara khusus dalam bidang pembangunan kesehatan dan bidang lainnya secara umum. Sukses untuk para wisudawan dan seluruh civitas akademika STIKes Rajekwesi Bojonegoro. [zid/ito]

Tag : stikes, rajekwesi, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat