20:00 . Dosen UNUGIRI Bojonegoro Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Peningkatan Pembelajaran di Sekolah Dasar   |   16:00 . Banjir Rendam Ratusan Hektare Padi Baru Tanam, Petani di Bojonegoro Rugi Rp6,8 Miliar   |   12:00 . Bojonegoro Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama dan Pusat Pelayanan Jantung   |   19:00 . PT ADS Dorong Inovasi Pertanian Masa Depan Lewat Jagongan Petani Milenial di Bojonegoro   |   15:00 . Wafat dalam Ibadah, Jamaah Haji Asal Bojonegoro Meninggal di Tanah Suci   |   11:00 . Tabrak Truk Parkir di Jalan Bojonegoro-Cepu, Sopir Truk Asal Tuban Meregang Nyawa   |   09:00 . Usai Ajukan Pledoi Bebas, Kasus Korupsi Mobil Siaga Desa Bojonegoro Tunggu Vonis Hakim   |   08:00 . Belajar Cinta Tanah Air Sejak Dini, Siswa TK/RA Miftakhul Ulum Kunjungi Markas Koramil Sumberrejo   |   07:00 . Andik Sudjarwo Dilantik Jadi Pj Sekda Bojonegoro, Gantikan Djoko Lukito   |   18:00 . Refleksi Hari Kebangkitan Nasional ke-117: Menyalakan Kembali Spirit Budi Oetomo di Era Digital   |   08:00 . PD IPHI Bojonegoro Layangkan Somasi ke Yayasan Persamu Terkait Pengelolaan Aset Islamic Centre   |   22:00 . Membangkitkan Membaca   |   21:00 . PD Aisyiyah Bersama Bappeda Bojonegoro Dorong Pengarusutamaan GEDSI dalam RPJMD   |   19:00 . Warga Napis Bojonegoro Kembali Ditandu, Karena Jalan Rusak   |   18:00 . Turnamen SMK Rigas Cup II 2025 Sukses Digelar, SMPN 1 Sugihwaras Raih Juara Pertama Voli   |  
Sun, 25 May 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disnakkan Siapkan 900 Ribu Benih Ikan Tawes dan Nila

blokbojonegoro.com | Tuesday, 09 February 2021 08:00

Disnakkan Siapkan 900 Ribu Benih Ikan Tawes dan Nila

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui  Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro terus melakukan pengembangan ikan air tawar. Rencananya pada tahun ini sekitar 900 ribu benih Ikan Tawes dan Nila akan ditabur di berbagai tempat di Kabupaten Bojonegoro.

Sekretaris Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Imam Suprayogi mengatakan, penebaran ikan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, khususnya dari ikan air tawar dan untuk memenuhi kebutuhan gizi serta mencegah terjadinya gizi buruk di masyarakat.

"Mudah-mudahan benih ikan yang ditebar ini bisa berkembang sehingga dapat dinikmati masyarakat sekitar," kata Imam Suprayogi.

Terkait ikan yang akan diterbar, dirinya mengaku memilih ikan Tawes dan Nila lantaran kedua ikan tersebut pemakan tumbuhan, sehingga perawatannya lebih mudah dan masyarakat tidak perlu memberikan makanan. Nantinya untuk ikan tersebut bakal ditebar di embung, waduk, kali dan bengawan solo.

Program penebaran benih ikan itu juga bertujuan untuk pengoptimalan embung yang berada di desa-desa, yang sebelumnya hanya digunakan untuk mengairi sawah. Selain itu, juga untuk menjaga ekosistem yang ada di perairan tersebut, baik dikali, waduk dan bengawan.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat di sekitar lokasi penebaran benih ikan agar dapat menjaga kelangsungannya dengan tidak menangkap ikan menggunakan racun dan disetrum. Untuk mengatasi hal tersebut, Disnakkan juga telah membentuk tim disemua wilayah untuk memberikan pemahaman agar tidak menangkap ikan menggunakan setrum dan racun.

"Saat ini sudah ada 25 desa yang mengajukan proposan permintaan ikan dan bagi masyarakat ataupun organisasi juga bisa mengajukan kepada kita," jelasnya.

Pada tahun 2020 lalu, Disnakkan juga telah menyebar bibit ikan sebanyak 800 ribu ekor ikan yang disebar diwaduk, embung, kali hingga bengawan solo. "Kalau ikan sudah besar, masyarakat sekitar sungai ini bisa menangkapnya, dengan catatan tidak boleh menggunakan racun atau setrum," pungkasnya.[din/col]

 

 

Tag : Ikan, Disnakkan, benih



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat