19:00 . Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Unugiri Gelar Webinar Santri Wirausahawan   |   18:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STEBI Al-Rosyid   |   15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |  
Wed, 27 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hati-Hati, Penipuan Mengatasnamakan Marketplace atau Brand Ternama

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 June 2021 15:00

Hati-Hati, Penipuan Mengatasnamakan Marketplace atau Brand Ternama

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Waspada penipuan online yang mengatasnamakan marketplace salah satunya Shopee. Salah satu kasus penipuan yang berawal dari hadiah undian itu saat ini menjadi sorotan banyak masyarakat karena banyak dari masyarakat diteror oleh nomor dengan mengatasnamakan Shopee.

Maria salah satu mahasiswa di kampus swasta Bojonegoro mengaku hampir ditipu oleh nomor asing yang mengatasnamakan Shopee. Nomor tersebut menyebutkan bahwa Maria adalah pemenang undian.

"Tadi pagi tiba-tiba ada nomor baru yang menelfon, waktu saya lihat gambar di nomor tersebut ialah gambar Shopee," ujarnya.

Maria mengaku kaget karena ia pertama kalinya mendapatkan telefon dengan nomor asing tersebut. Kemudian nomor tersebut menghubungi dirinya melalui chat whatsapp. Dalam chat tersebut dirinya menjadi pemenang undian dari Shopee dan memenangkan hadiah sebesar Rp 2 juta.

"Setelah di telfon dan tidak saya angkat, tiba-tiba nomor tersebut ngechat. Chat tersebut berisi bahwa saya memenangkan undian 2 juta," imbuhnya.

Dalam chat tersebut, Maria menjelaskan bahwa dirinya disuruh untuk membuka link dan mengirimkan nomor ATM untuk mencairkan hadiah tersebut. Namun dirinya mengaku ragu dan tidak melanjutkan percakapannya dengan nomor asing tersebut.

"Nomor tersebut terus menghubungi saya melalui telfon maupun chat. Karena saya merasa terganggu jadi nomor tersebut saya blokir," ujarnya.

Sementara itu, hal lain terjadi oleh salah satu pekerja swasta di Bojonegoro, Ardi mengaku pernah mendapatkan chat serupa. Ardi juga mengaku telah kehilangan uang sebanyak 2 juta di dalam rekening yang ia gunakan.

"Karena saat itu saya merasa senang dan tidak ragu jadi saya ikuti alur chat tersebut. Saya lihat gambar nomor tersebut ialah Shopee jadi saya tidak berpikir panjang hingga berujung penipuan," ucapnya.

Ardi menuturkan bahwa hal yang dirinya alami yaitu mendapatkan chat berupa pemberitahuan bahwa dirinya telah memenangkan undian sebanyak Rp 2 juta.

Setelah ia ladeni chat tersebut, pihak yang mengatasnamakan Shopee tersebut meminta nomor ATM Ardi untuk mencairkan uangnya. Tanpa berfikir panjang Ardi memberikan nomor ATM tersebut dan mengirimkan kode OTP yang telah dikirim di nomor telefon nya dari pihak bank.

"Saya disuruh ngeklik link lalu memasukkan nomor ATM saya, setelah itu saya mendapatkan chat berupa kode OTP. Kemudian pihak penipu tersebut meminta kode tersebut dan saya kasih, tanpa saya sadari ternyata hal itu penipuan," tutur Ardi.

Dirinya mengaku telah kehilangan uang sebanyak Rp 2 juta sesuai dengan banyaknya hadiah undian yang ia dapatkan. Setelah ia tahu uangnya telah hangus di ATM, nomor tersebut telah di non aktifkan dan tidak bisa di hubungi.

"Karena saya bingung akhirnya nomor itu saya telfon dan spam chat, namun sepertinya nomor tersebut adalah nomor sekali pakai. Jadi sulit untuk saya hubungi," tutupnya.

Ardi berharap kedepannya agar masyarakat khususnya pengguna sosial media tidak mudah percaya dengan beberapa akun fake yang mengatasnamakan marketplace atau brand ternama. [uul/ito]

Tag : waspada, penipuan, online, shopee, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat