07:00 . Gejala Serangan Jantung, Ini Perbedaannya pada Wanita dan Pria   |   03:01 . Tawarkan Suasana Baru, Go Fun Buka Kembali Hari Ini   |   19:00 . Serap Aspirasi, Komisi B Peduli Nasib Petani   |   16:00 . Gaji Buruh Tertunda Disnaker Bojonegoro Turun Tangan   |   15:00 . SMKN 5 Bojonegoro Berbagi Takjil   |   14:00 . Layani Penumpang Non Mudik, Bus di Terminal Rajekwesi Mulai Beroperasi   |   13:00 . Komisi C Akan Selidiki Masalah Demo Karyawan PT Shou Fong Lastindo   |   12:00 . Disinyalir THR Kecil, Karyawan PT Shou Fong Lastindo Mogok Kerja   |   11:00 . Larangan Mudik, Tinggal Dua Kereta yang Tetap Jalan   |   09:00 . Jelang Lebaran, Diana Hargianti Rutin Berbagi Kepada Sesama   |   08:00 . PWI Bojonegoro dan Pertamina EP Cepu Berbagi Bersama Yatim   |   07:00 . Alami Diabetes Selama Kehamilan, Waspada 4 Efek Berikut pada Janin   |   19:00 . Bus AKDP Masih Diperbolehkan Operasi, Begini Persyaratannya   |   18:00 . DKR Balen Berikan Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Terminal Sepi, Bus Tidak Ada yang Beroperasi   |  
Sat, 08 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ketua DPD RI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis

blokbojonegoro.com | Wednesday, 31 March 2021 12:00

Ketua DPD RI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis


Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Seorang jurnalis di Jawa Timur diduga mengalami tindak kekerasan saat sedang menjalankan tugas. Saat kejadian, sang jurnalis diketaui sedang meliput kasus dugaan korupsi yang ditangani KPK, yaitu melibatkan Direktur Pemeriksaan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan.  

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengecam keras kejadian tersebut. "Saya menyesalkan peristiwa dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan aparat hukum dan keamanan sipil terhadap seorang jurnalis. Apalagi jurnalis itu tengah menjalankan tugasnya, yaitu melakukan reportase investigasi kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani KPK," tuturnya, Rabu (31/3/2021).

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, jika kejadian ini benar adanya, maka telah terjadi pelanggaran terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Tidak semestinya hal ini terjadi dan pastinya menimbulkan banyak reaksi di banyak kalangan dan kecaman keras terhadap oknum aparat yang melakukan penganiayaan," ujarnya.

Oleh karena itu, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu meminta penegak hukum untuk mengusut kasus ini dan memberikan rasa keadilan terhadap jurnalis.

"Kita juga meminta kepada aparat di manapun berada untuk tidak lagi melakukan tindak kekerasan dalam menjalankan tugasnya.  Stop kekerasan terhadap jurnalis," tandasnya.

Tag : kekerasan, jurnalis, jatim

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat