13:00 . Archipelago Food Festival Pertama Hadir di Kota Ledre   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Arti Pola Asuh Strict Parents Beserta 10 Tanda-tandanya   |   17:00 . Puluhan Medali Berhasil Dibawa Pulang Kontingen Bojonegoro   |   16:00 . Kemenag RI Terbitkan Panduan Pelaksanaan Salat Iduladha dan Penyembelihan Kurban   |   14:00 . Amalan-Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya   |   10:00 . Harga Daging Sapi Turun, Pedagang Malah Keluhkan Sepi Pembeli   |   09:00 . BPN Bojonegoro Gelar Acara Pisah Sambut Pejabat Administrator   |   08:00 . Dinkes Bojonegoro Bentuk Pelayanan PSC 119   |   20:00 . Cabor Horseback Archery Bojonegoro Tambah Satu Emas di Porprov Exhibition Jatim   |   19:00 . Mendag Zulhas: Dorong Produk UKM Indonesia Tembus Pasar Timur Tengah   |   18:00 . Sempat Tertunda Akibat Pandemi, Turnamen Sablon Cup III Kembali Digelar   |   17:00 . HUT AMPI Ke-44, Pengurus DPD AMPI Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   16:00 . Begini Cara Mendaftar MyPertamina dengan Ponsel   |   10:00 . Puskesmas Tanggapi Curhatan Warga di Instagram Terkait Penanganan Sang Kakek   |   09:00 . Ruwatan Massal di Bojonegoro Kembali Digelar, Ini Jadwalnya   |  
Mon, 04 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang

blokbojonegoro.com | Monday, 25 October 2021 14:00

Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang Suasana Kota Bojonegoro di siang hari. (Foto: blokBojonegoro.com/Uul Lyatin)

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban yang juga menaungi wilayah Bojonegoro dan Lamongan memprediksi bahwa udara panas ekstrem yang terjadi seperti saat ini akan menurun pada awal bulan November 2021 nanti. 

Cuaca panas yang hingga kini masih dirasakan di beberapa wilayah salah satunya Kabupaten Bojonegoro mencapai suhu hingga 36° bahkan terkadang juga capai 38° setiap harinya. Hal tersebut membuat udara mejadi lebih terasa panas dari biasanya. 

BMKG menjelaskan bahwa suhu panas yang terjadi saat ini merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semua matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa terjadi setiap tahunnya. Sehingga potensi suhu udahan panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama dari tahun ke tahun yang akan datang. 

"Pada bulan Oktober, kedudukan semua gerak matahari adalah telat di atas Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dalam perjalanannya menuju posisi 23 lintang selatan setelah meninggalkan ekuator," tulis BMKG yang dikutip dari laman resmi BMKG, Senin (25/10/2021). 

Posisi semua matahari yang di atas Pulau Jawa ini akan terjadi 2 kali yaitu bulan September-Oktober dan Februari-Maret. Sehingga puncak suhu maksimum terasa di wilayah Jawa hingga NTT. 

Sementara itu, cuaca serah juga dapat menyebabkan penyinaran langsung ke permukaan yang menjadikan pemanasan suhu permukaan menjadi lebih optimal. Kondisi tersebut berkaitan dengan adanya Siklon Tropis KOMPASU di Laut Cina Selatan bagian Utara yang menarik masa udara dan pertumbuhan awan-awan hujan serta menjauhi wilayah Indonesia sehingga cuaca di wilayah Jawa cenderung menjadi lebih cerah dan berawan dalam beberapa hari terakhir ini. 

Saat dikonfirmasi oleh blokBojonegoro, Prakiraan BMKG Tuban menjelaskan bahwa cuaca panas yang terjadi akan berkurang di awal November nanti, hal tersebut diperkirakan karena awal November akan memasuki musim hujan. 

"Nantinya cuaca panas seperti saat ini akan berkurang, ditambah lagi perkiraan musim hujan akan masuk pada dasarian 1 yaitu 10 hari pertama di bulan November mendatang," pungkas Arbi Susilo Widayat. [uul/ito ]

 

Tag : Cuaca, ekstrem, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat