07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |   15:00 . Pegawai dan Karyawan Pemkab Bojonegoro Mulai Divaksin Booster   |   14:00 . Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik, Bupati Anna Lantik 30 Pejabat Pemerintah   |   13:00 . Bupati Buka Turnamen Bulu Tangkis Ormada dan Ingatkan Pentingnya Taat Prokes   |   12:00 . Harga Minyak Goreng Turun, Stok Aman Hingga 6 Bulan   |   11:00 . Kasus DBD Naik, Permintaan Trombosit Meningkat   |   08:00 . Hari Ini Bengawan Solo Siaga Hijau Trend Naik   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Liga 3 Jawa Timur

Umar: Sanksi Komdis ke Persibo Tak Fair, Kita Dicurangi

blokbojonegoro.com | Saturday, 04 December 2021 10:00

Umar: Sanksi Komdis ke Persibo Tak Fair, Kita Dicurangi CEO Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar saat launching skuad dan jersey. (Foto: Istimewa)

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Hasil Sidang Komite Disiplin Asprov PSSI Jatim yang “mengalahkan” Persibo Bojonegoro dan “memberikan” kemenangan pada Mitra Surabaya diakui manajemen Persibo benar-benar tidak adil. Bahkan tidak fair.

[Baca juga: Persibo Bojonegoro Diberikan Sanksi Komdis PSSI Jatim ]

Hal itu dikatakan CEO Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar, kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (4/12/2021). Umar menjelaskan rinci, jika yang dilakukan dua pemain Laskar Angling Dharma tidak ada unsur kesengajaan. Jadinya, saksi Komdis tersebut dianggap berlebihan dan tendensius.

“Jangan sampai narasi yang dibangun mereka pemain tidak sah. Mereka pemain sah dan terdaftar,” kata Umar.

Dengan detail umar menceritakan kronologi jersey tertukar. Saat babak pertama Ichsanul Amal Zardan Aroby (Oby) menggunakan jersey nomor 16 dan Muhammad Amar Fadzillah dengan nomor punggung 26.

“Persibo sudah unggul 1-0 atas Mitra Surabaya dan istirahat babak pertama. Pemain mendapat evaluasi dari pelatih dan rata-rata melepas kaos karena kepanasan main siang,” jelas Umar.

Selain itu pemain juga bersih-bersih mengelap keringat sebelum memakai jersey untuk masuk ke lapangan menjalani babak kedua. Saat itulah, jersey Obi dan Amar tertukar.

“Kalau sengaja, harusnya beserta celakanya. Ini hanya kaos saja yang tertukar dan sulit membedakan jika tidak teliti, karena di punggung hanya nomor saja tidak ada namanya,” katanya.

Di sela-sela babak kedua, official Persibo menyadari ada jersey tertukar. Segera mereka melapor ke perangkat pertandingan di pinggir lapangan.

“Kita yang melapor lho ya. Katanya perangkat pertandingan tidak masalah, kalau mau mengganti cari yang bukan 2 pemain itu (Oby dan Amar),” lanjut Umar.

Kalau sengaja, pasti tidak akan lapor. Makanya, menejemen Persibo kaget bukan kepalang saat sanksi tersebut muncul, karena ini murni ketidaksengajaan karena main siang dan panas, sehingga melepas jersey saat jeda pertandingan. [ito/lis]

 

Tag : Komdis, pssi, jatim, sanksi, Persibo, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat