21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |   11:00 . Pengguna Jalan Dihimbau Pilih Jalur Alternatif   |   10:00 . Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Banjir, Macet Mengular   |   09:00 . Kolaborasi Stakeholder, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemenkes   |   21:00 . Malam Ini Debit Air Waduk Pacal dan Bengawan Solo Meningkat   |   20:00 . Inisiasi Pengembangan Vinglish Melalui Riset   |   19:00 . Live : Bojonegoro Fashion Street and Veggie   |   18:00 . Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum   |   17:00 . Aneka Olahan Jambu dan Mawar Desa Kalangan Juga Dipamerkan di Bojonegoro Fashion Street Fruit and Veggie   |  
Sun, 27 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanah Ambles di Kedungrejo, Rumah Warga Terancam

blokbojonegoro.com | Friday, 24 December 2021 11:00

Tanah Ambles di Kedungrejo, Rumah Warga Terancam

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sebuah tebing sungai di Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro ambles, sehingga mengakibatkan rumah warga terancam ambruk, karena tanah bagian depan rumah ambles akibat diguyur hujan yang akhir-akhir ini turun dengan intensitas cukup deras.

Kejadian amblesnya tanah tersebut sudah terjadi sejak bulan Februari lalu, sedikit demi sedikit longsor semakin parah hingga mendekati rumah warga, yang kondisinya sangat menghawatirkan, apalagi saat hujan deras.

Kepala Desa Kedungrejo, Ruslan Abdul Gani mengungkapkan, ikut prihatin dengan kondisi rumah salah satu warga yang hampir ikut tergerus tanah yang ambles.

Kades mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun oleh BPBD diberikan bantuan batu curing 5 rit dump truck dan Pemdes Kedungrejo diminta untuk ambil sendiri di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk tepatnya di sebelah Jembatan Kaliketek.

"Bantuan tersebut tidak saya ambil, lantaran melihat longsor yang begitu parah, karena saya rasa batu tersebut tidak bisa mengatasi kejadian ini, setidaknya jarak sungai dari rumah yang terancam kurang lebih 60 meter. Lantas batu curing tersebut mau diapakan, karena untuk mengantisipasi terjadi longsor lagi, sungai tersebut harus dibuatkan bronjong," ungkap Kades Ruslan Abdul Gani.

Lanjut kades, ia hanya bisa membantu untuk membelikan layar atau terpal dan ditutupkan di atas longsor tersebut, untuk mengantisipasi jika terjadi hujan agar air langsung turun ke sungai dan tidak membuat keadaan semakin parah.

"Itupun menggunakan uang pribadi, karena jika menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) pun tidak bisa, karena tidak menganggarkan biaya tak terduga," ungkapnya.

Ia mewakili Pemerintah Desa dan warga Desa Kedungrejo berharap kepada Pemerintah Kabupaten dan pihak BBWS untuk segera merespon dan mencairkan bantuan pada tahun 2022 mendatang. [riz/mu]

 

Tag : tanggul longsor, tanggul sungai ambles, Desa Kedungrejo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat