22:00 . Istighosah dan Doa Bersama Alumni Kampus Ungu   |   21:00 . Istighosah dan Doa Bersama di Kampus Ungu   |   19:00 . Agar Selamat dari Informasi Hoaks, AMSI Beberkan Tips   |   18:00 . AMSI Jatim Berikan Pelatihan Literasi Berita, Peserta Antusias Pelajari Cara Kerja Media dan Cek Fakta   |   17:00 . Tega, Bayi Baru Lahir Ditinggal di Bawah Pohon   |   16:00 . Shio Kuda Hindari Konflik dalam Keluarga, Kambing; Perdebatan bisa Rusak Suasana   |   15:00 . 4 Tahun Kepemimpinan Bupati Anna, Ubah Bojonegoro Lebih Maju Termasuk Pembangunan Infrastruktur   |   14:00 . Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya   |   13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |  
Fri, 30 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Puluhan Pedagang Penerima KPP Antusias Ikut Bimtek Digitalisasi Marketing

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 March 2022 11:00

Puluhan Pedagang Penerima KPP Antusias Ikut Bimtek Digitalisasi Marketing

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sebanyak 44 pedagang penerima Kartu Pedagang Produktif (KPP) di wilayah Kecamatan Baureno, antusias mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Digitalisasi Manajemen Marketing Usaha melalui Program KPP, yang digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro

Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah secara daring menuturkan, agar pedagang selalu sabar menunggu pembeli, pedagang juga harus telaten, harus teliti menjelaskan produk kepada calon konsumen. Selanjutnya, Bupati juga meminta semua peserta untuk mengisi aplikasi Google form, dengan maksud untuk menumbuhkan kebiasaan dan minat terhadap dunia digitalisasi.

"Sebelum berbicara tentang digital marketing, maka perilaku kita perlu ditata, membangun environment sosial, dan mindset bahwa kita harus lancar serta terbiasa dengan informasi teknologi. Mudah-mudahan setiap ada bimtek, saya minta untuk dibuatkan Google form," tutur Bupati Anna.

Lanjut, Bupati Anna menjelaskan, program Pemkab telah banyak memberikan subsidi bunga. Tetapi jika para pedagang tidak mampu mengakses, dan bahkan mengajukan, atau tidak mengambil program tersebut. Maka program ini kurang berguna, kurang ada manfaatnya, meski program ini sangat bagus.

"Harapan kami para pedagang ini terus aktif mengambil program tersebut di BPR dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro. Agar penerima KPP ini menerima fasilitas yang ada, sebab KPP ini diutamakan bagi penerima subsidi bunga. Semoga dengan adanya kebijakan ini, bisa meringankan beban bunga, administrasi dan juga mendorong daya saing terhadap produk-produk IKM/UMKM," papar Bu Anna.

Sementara itu, Camat Baureno, Joko Tri Cahyono menyampaikan, adanya program KPP merupakan upaya pemberdayaan usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, bantuan fasilitasi permodalan dan perbaikan sarana prasarana perdagangan.

"Dengan tujuan menumbuhkan iklim usaha, pengembangan usaha, pembiayaan dan kemitraan. Semoga dengan adanya bimtek ini, dapat menyerap ilmu dan terpenting mampu mengaplikasikan," sambung Camat Baureno.

Senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Sukaemi, berbagai capaian program prioritas Pemkab Bojonegoro. Diantaranya kebijakan pembangunan jalan, jembatan, penerangan jalan umum hingga irigasi. Hal ini dilakukan dalam rangka menunjang kelancaran hidup masyarakat.

"Hal ini menunjukan bahwa Bupati Anna sangat memperhatikan kebutuhan warganya hingga pelosok. Banyak jalan COR di Bojonegoro sudah Nglenyer, banyak Penerangan Jalan Umum (PJU) jembatan, untuk terus mendorong berkembangnya perdagangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Bojonegoro," ungkap Sukemi.

Sukaemi juga menjelaskan terkait sistem peminjaman modal dari BPR Bojonegoro bagi penerima KPP tahun 2021, termasuk untuk para pelaku usaha ultra mikro yang semula Rp 2,5 juta. Dan di tahun 2022, naik sebesar Rp 5 juta dengan bunga turun menjadi 1 %, sedangkan bagi pelaku usaha mikro bisa mengajukan pinjaman modal sebesar Rp 25 juta dimana bunga tahun ini diturunkan menjadi 3 %.

"Bupati selalu berfikir untuk meringankan pelaku usaha. Jika sudah menerima manfaat, mohon benar-benar digunakan usaha. Modal pertama jangan digunakan untuk kebutuhan prioritas. Kedua, juga harus memahami digital marketing, ketika suatu produk ditampilkan pada sebuah sosial media tentu kualitasnya sudah berbeda. Sehingga bisa menarik para konsumen melalui pengemasan," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : pedagang, kartu pedagang produktif



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat