19:00 . Gandeng Lakpesdam NU, Kominfo Dorong Masyarakat Cakap Literasi Digital   |   17:00 . Makam Diduga untuk Ritual Pesugihan Dibongkar, Isinya Mengejutkan   |   16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hendak Benahi Antena, Pasutri di Temayang Meninggal Dunia

blokbojonegoro.com | Wednesday, 27 April 2022 13:00

Hendak Benahi Antena, Pasutri di Temayang Meninggal Dunia Petugas menunjukkan lokasi tersengat listrik korban. (Rizky/blokbojonegoro)

 

Kontributor : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sepasang Suami Istri (Pasutri) di Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro meninggal akibat terkena sengatan listrik, saat hendak membenahi antena yang roboh tersapu angin kencang.

Saat diwawancarai awak bB, Selasa (26/04/2022), Kapolsek Temayang, AKP Jadmiko mengatakan, kronologi berawal pada malam hari terjadi hujan lebat dan angin. Kemudian pohon pepaya yang ada disamping rumah Tamsir roboh menimpa kawat antena rumah miliknya lalu kawat tersebut mengenai atau menempel pada saluran kabel PLN.

"Selanjutnya keesokan harinya pada hari Selasa tanggal 26 April 2022 pada pukul 09.30 WIB korban Tamsir akan membenahi antena rumahnya tersebut. Namun, selang beberapa saat saksi 1, Saksi 2, aaksi 3 mendengar ada teriakan didekat rumahnya," ungkapnya.

Kemudian, ketiga saksi tersebut mencoba melihatnya dan ternyata Tamsir dalam keadaan tersengat listrik dan ketiga saksi tersebut berusaha menolongnya, akan tetapi malah terpental.

Selanjutnya, datang Sunarti (Istri) mencoba menolong namun ikut tersengat juga, yang kemudian Tamsir dan Sanarti dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan untuk ketiga saksi yang menolong, dalam keadaan selamat dan dilarikan ke Puskesmas Temayang.

"Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh pihak medis, di tubuh kedua jenazah tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, dan selanjutnya jenazah diserahkan ke ahli waris atau keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya. [riz/lis]

 

Tag : Antena, tersengat, listrik



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat