10:00 . PPDB Ditutup, Baru 5 SMP di Bojonegoro Penuhi Pagu   |   08:00 . Petani Terima Bibit Tembakau Virginia dari Pemkab Bojonegoro   |   22:00 . 2 Mitra Binaan PEPC JTB Berpartisipasi di Ajang Forkapnas   |   21:00 . Prof. Widodo, Alumni SMP Negeri Kapas Terpilih Menjadi Rektor Universitas Brawijaya Malang   |   20:00 . Alumni dan Santri Tebuireng Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Gelar Halal Bihalal   |   19:00 . Serap Aspirasi, Bupati Anna Diskusi Langsung dengan BEM dan Ormawa   |   18:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Melakukan Rekayasa Lalin di Jembatan Glendeng   |   17:00 . Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri   |   16:00 . Akses Jembatan Glendeng Sudah Ditutup, Masih Ada Pengguna Jalan yang Nyelonong   |   15:00 . Satu Data Bojonegoro Bisa Menjadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti   |   13:00 . Channel Kisah Tanah Jawa Kuak Sejarah dan Kemistisan Jembatan Kaliketek   |   09:00 . Semua Di-handle Teknologi, Tugas Pelajar Apa?   |   07:00 . 4 Manfaat Jika Kita Peduli Terhadap Keadaan Orang Lain   |   23:00 . Diduga Ngantuk Saat Hujan Deras, Sopir Truk Tabrak Portal Jalan   |   20:00 . Sambang Desa, Bupati Anna Tekankan Fokus Pembangunan SDM Berkelanjutan   |  
Sun, 22 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lebaran Ketupat, Begini Makna Filosofinya

blokbojonegoro.com | Saturday, 07 May 2022 12:00

Lebaran Ketupat, Begini Makna Filosofinya Ketupat. (Foto: .net)

Reporter : Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Begitu besarnya makna ketupat, bahkan saat momen Hari Raya Idul Fitri. Ketupat juga dijadikan sebuah ikon atau lambang yang bersanding dengan gambar Masjid.

Kupatan alias riaya kupat atau Lebaran Ketupat, dilaksanakan oleh masyarakat Muslim Jawa setelah 5 hari dari hari raya Idul Fitri. Dalam kurun waktu ini adalah sepasar atau 5 Petung (perhitungan hari). Atau hari ke-5 dari Idul Fitri.

"Kupat dan lepet merupakan satu paket, dua nama dari jenis makanan yang dibungkus dengan janur atau daun kelapa muda. Makna kupat sendiri merupakan akronim dari kata NGAKU LEPAT," tegas Budayawan asal Bojonegoro, Suyanto.

Atau sebuah ketulusan hati untuk pebuatan yang selama ini banyak kesalahan. Baik diperbuat secara sengaja atau tidak disengaja. Maka sebagai penegasan dihaturkan dengan simbolik ketupat, dalam hal ini juga berharap agar dimaafkan semua kesalahannya.

"Serta simbol kebesaran hati mau mengakui kesalahan dan saling berebut merasa memiliki salah. Sedangkan bahan baku dari kupat berupa beras, tanpa tambahan bahan apapun. Direbus hingga matang, dengan bentuk wadah anyaman berupa jajaran genjang," ungkap Pakde Yanto Munyuk sapaan akrabnya.

Selanjutnya, dalam bahasa jawa genjang yaitu bentuk segi empat hampir tak simetris. Dari situlah makna kekurangan yaitu kekurangan yang diperbuat untuk dimaafkan.

Adapun lepet terbuat dari bahan baku berupa beras ketan yang dicampur dengan santan kelapa, garam dan dibungkus janur serta direbus bersamaan dengan ketupat.

"Lepet sendiri berasal dari kata silep rapet atau makna rapet yang dimaksudkan dipendam rapat-rapat. Agar kesalahan bisa hilang serta tidak terulang lagi," tuturnya.

Biasanya setelah dimasak ketupat dibagikan kepada sanak saudara, tetangga dengan sajian lauk sayur lodeh, ayam hingga sambel cos sebagai pelengkap sajian. Uniknya lagi kupat dan lepet, biasanya juga dipasang di atas gawangan/kusen pintu.

"Serta simbol permintaan maaf terhadap leluhur yang sudah meninggal dunia. Hampir rata paham jawa masih memaknai dan melaksanakan riaya kupat atau kupatan. Semua hanya makna simbolik, begitu indahnya budaya kupatan dan nilai sosialnya sangat tinggi serta penuh makna," tutup Pakde Yanto Munyuk.  [liz/ito]

Tag : ketupat, lebaran, makna, filosofi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat