20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Menabung Saja Tidak Cukup, Ini Tips Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Tepat

blokbojonegoro.com | Saturday, 02 July 2022 07:00

Menabung Saja Tidak Cukup, Ini Tips Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Tepat

Reporter: -

blokBojonegorocom - Perencana keuangan mengingatkan orangtua untuk tidak hanya sekedar mengajarkan anak menabung. Sebab, mengajarkan anak mengatur keuangan memiliki manfaat yang lebih besar.

Ini karena kebiasaan menabung, harus dibarengi dengan kemampuan anak mengelola uang yang sudah ia miliki.

"Banyak yang memiliki pemahaman jika si anak sudah diajari menabung maka sudah cukup, dan mereka dianggap sudah bisa mengatur keuangannya, sebenarnya tidak seperti itu," ujar Financial Planner, Annisa Steviani dalam acara Media Gathering Shopeepay, Rabu (29/6/2022).

Annisa mengatakan, cara mengatur keuangan bahkan sudah bisa diberikan untuk anak usia balita. Materi yang diajarkan berupa uang bisa digunakan sebagai alat tukar.

Setelah anak memahami ini, bisa ditambah dengan pengetahuan alasan orangtuanya atau orang dewasa harus bekerja untuk mendapatkan uang.

"Uang untuk membeli mainan atau lainnya karena anak jaman sekarang lumayan kritis. Biasanya mereka menimpali 'aku nggak usah beli mainan jadi mama nggak perlu kerja'. Pada kondisi ini orangtua harus kasih pengertian lain, berupa kebutuhan sehari-hari," terang Annisa.

Melalui cara ini biasanya anak lebih mengerti saat harus ditinggal orangtuanya bekerja. Barulah tahap berikutnya anak diajarkan cara berbelanja, memperkenalkan istilah murah, mahal atau cukup berdasarkan jumlah uangnya.

"Apalagi saat pandemi seperti ini, sang anak akan belajar saat pandemi yang membelanjakan uangnya melalui online dan bisa melakukan perbandingan harga secara online, perbandingan ongkir, perbandingan kualitas," paparnya.

Tahap yang terakhir, anak bisa diajarkan cara membedakan keinginan dan kebutuhan. Apalagi saat ia dihadapkan pada dua pilihan, tapi uangnya hanya cukup membeli salah satu barang.

"Kalau uangnya belum cukup, ia harus menabung lebih dulu. Ia juga harus bedakan benda kebutuhan yang jika tidak dibeli akan jadi lapar, haus, kepanasan, atau proses belajar di sekolah terganggu. Kalau cuma keinginan, paling hati doang sakit atau kecewa," tutup Annisa.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak menabung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat