18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |   12:00 . EMCL Bersama Tim Aku Sehat Giat Pelatihan Pengolahan Kreasi Makanan Toga Cegah Stunting Balita   |   07:00 . 5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak, Benarkah Susu Formula Turunkan Kecerdasan Anak?   |   20:00 . Ulang Tahun ke-7, blokTuban.com Tempati Kantor Baru   |  
Fri, 02 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bakorwil Gelar Rakor Sinkronisasi Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim

blokbojonegoro.com | Tuesday, 06 September 2022 19:00

Bakorwil Gelar Rakor Sinkronisasi Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim

Reporter : Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sebuah realita yang ada bahwa sampai dengan saat ini angka kemiskinan di Indonesia. Begitu juga di Provinsi Jawa Timur masih tinggi, yang artinya masih banyak penduduk belum sejahtera.

Perlu diketahui, jumlah penduduk miskin berdasarkan data yang dirilis tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Bulan Maret 2020, bahwa jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Timur sebesar 4.419.100 jiwa (11,40 %).

"Lebih tinggi dari rata-rata Nasional yang sebesar 9.78%. Sedangkan jumlah penduduk miskin ekstrem sebesar 1.812.210 jiwa (4.5%). Dan juga lebih tinggi dari rata-rata Nasional sebesar 3.9%," ungkap Kepala Bakorwil, Agung Subagyo.

Meski data dari sumber yang sama, pada bulan Maret 2021 bahwa kemiskinan ekstrim di Jawa Timur mulai menurun. Namun kondisi tersebut belum cukup signifikan untuk menurunkan jumlah penduduk miskin ekstrim Jawa Timur.

Yaitu sebesar 4.4% di atas rata-rata Nasional. Seiring dengan hal tersebut Presiden RI Joko Widodo tetap mewanti-wanti, bahwa kemiskinan ekstrim tahun 2024 harus sebesar 0%.

"Dari data dengan sumber yang sama, Kabupaten/Kota di Wilayah Kerja Bakorwil Bojonegoro. Meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Jombang, Nganjuk dan Mojokerto. Ternyata memiliki konsentrasi penduduk miskin ekstrim cukup tinggi," paparnya.

Selanjutnya, di bulan Maret data tahun 2020 menegaskan bahwa penduduk miskin ekstrim sejumlah 476.880 jiwa atau 26.3% dari jumlah penduduk miskin ekstrim Provinsi Jawa Timur.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, tim monitoring dan evaluasi Bakorwil Bojonegoro bersama dengan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kabupaten/Kota di Wilayah Kerja Bakorwil Bojonegoro. Turut melakukan monitoring dan evaluasi terkait dengan upaya penanganan kemiskinan ekstrim.

Dari kegiatan tersebut diperoleh data secara umum, diantaranya serangkaian program kebijakan penanganan kemiskinan ekstrim yang telah dicanangkan oleh Pemerintah maupun Pemda. Ada PKH, BPNT, BST, KIP hingga BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

"Di wilayah Bakorwil Bojonegoro telah dilaksanakan cukup baik dengan dukungan stakeholder. Namun akselerasinya masih belum signifikan untuk mengurangi kemiskinan. Tentu, hal ini menjadi kesadaran kolektif bahwa ada beberapa hal yang mesti dilakukan dalam upaya pengurangan angka kemiskinan ekstrim," tutupnya. [liz/ito]

 

Tag : Bakorwil, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat