22:00 . Geger! Warga Bojonegoro Temukan Mayat Wanita di Persawahan   |   18:00 . Lebaran 2024, BI Siapkan Rp 197,6 Triliun Uang Tunai   |   17:00 . Dokter Muda di Bojonegoro Meninggal Usai Kecelakaan dengan Pikap   |   15:00 . BUMDes Mekar Bimo Ngunut Suplai Air Bersih Bagi Ratusan KK   |   13:00 . Kurang Konsentrasi, Tiga Truk Terlibat Laka Beruntun di Bojonegoro   |   19:00 . Kolaborasi Antar Prodi, HMP BSA dan HMP PBI Adakan Kemah Bahasa   |   18:00 . Puluhan Santri Studi di ICW dan Kunjungi D'Konco Cafe Bojonegoro   |   17:00 . Polisi Lakukan Rekonstruksi Ulang Meninggalnya Pelajar di Bojonegoro   |   16:00 . 316 Madrasah Ditargetkan Akreditasi, Paling Banyak RA   |   15:00 . Ribuan Warga Bojonegoro Serbu Beras Murah SPHP   |   14:00 . Denny Caknan Batal Konser di Bojonegoro, Gegara Kasus Pengeroyokan?   |   13:00 . Mahasiswi PAI UNUGIRI Bojonegoro Juara Nyanyi Bahasa Jawa   |   11:00 . Bhakti Masyarakat Mahasiswa FKMB UIN Sunan Ampel Surabaya   |   09:00 . Ada Polisi, Balap Liar Ngumpet di Kuburan   |   19:00 . Akademi Bisnis Praktis Bongkar Rahasia Tambah Pemasukan Bulan Ramadan   |  
Tue, 27 February 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada, Jangan Memberi Mainan Lama pada Anak-Anak, Ini Alasannya

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 September 2022 07:00

Waspada, Jangan Memberi Mainan Lama pada Anak-Anak, Ini Alasannya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Penggunaan kembali dan daur ulang produk lama memang dapat membentuk mencegah degradasi lingkungan dan secara signifikan dapat mengurangi polusi udara serta air.

Namun, tidak semua produk baik digunakan kembali, terutama maianan plastik yang biasa digunakan anak-anak.

Para peneliti di UNiersitas Gothenburg, Swedia, telah memperingatkan bahwa mainan lama, termasuk yang untuk berdandan untuk anak perempuan, diperkirakan mengandung bahan kimia beracun.

Menyadur The Health Site, bahan kimia beracun tersebut dapat menyebabkan kanker, mengganggu pertumbuhan, perkembangan anak-anak, dan mengurangi kapasitas reproduksi mereka di masa depan.

Peneliti menemukan bahan kimia sepert ftalat dan parafin terklorinasi rantai pendek (SCCP) ada pada 84 persen mainan plastik tua dan mainan untuk berdanda yang mereka uji.

Bahan kimia tersebut digunakan sebagai plasticizer dan penghambat api dalam mainan.

Mereka melaporkan temuan mereka dalam sebuah artikel yang baru-baru ini diterbitkan di Journal of Hazardous Materials Advances.

Di banyak mainan dan barang yang mereka uji (baik lama maupun baru), kandungan kimianya ditemukan melebihi batas legal saat ini.

Tetapi jumlahnya secara signifikan lebih tinggi pada mainan dan barang-barang lama (84 persen) dibandingkan dengan mainan dan barang-barang baru (30 persen).

Selanjutnya, mereka menemukan konsentrasi bahan kimia beracun yang jauh lebih tinggi dalam barang-barang yang jauh lebih tua.

Seperti konsentrasi ftalat di bola yang sudah sangat lama lebih dari 40 persen dari berat mainan, yang artinya 400 kali di atas batas legal.

*Sumber: suara.com

 

Anda juga bisa baca blokBojonegoro di Google News

 

 

Tag : pendidikan, kesehatan, mainan anak-anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat