21:00 . Tanggapi Isu Nurul Azizah Akan “Dikuningkan”, Mitroatin: Kami Terbuka   |   18:00 . 11 Remaja Diringkus Polisi, Diduga Terlibat atas Kematian Remaja di Bojonegoro   |   17:00 . Golkar Bojonegoro Manuver ke Wahono-Nurul, Batal Usung Anna Muawanah   |   15:00 . DPP PBB Turut Berikan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   07:00 . Kehadiran Agen BRILink Permudah Transaksi Keuangan Masyarakat di Desa   |   14:00 . 120.687 Ton Alokasi Pupuk Subsidi untuk Bojonegoro, Sebagian Belum Tersalurkan   |   13:00 . Ketika Bakso Pangkalan Makin Modern Bayarnya Bisa Pakai QRIS   |   09:00 . Dikenal Ulet, Pedagang Kelontong New Pasar.id Banjarejo Dapat Reward dari BRI   |   08:00 . Pelaku Usaha Terbantu Berkat KUR BRI, Kini Punya 5 Cabang Laundry di Bojonegoro   |   22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   13:00 . Keren Masyarakat Bisa Bayar Mudah Pakai QRIS di Pekan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2024   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |  
Tue, 23 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jual Handphone, Bocah Bojonegoro Nekat Temui Ibunya di Surabaya

blokbojonegoro.com | Tuesday, 16 January 2024 18:00

Jual Handphone, Bocah Bojonegoro Nekat Temui Ibunya di Surabaya

RK usai menjual handphone di salah satu counter di Kecamatan Padangan (Foto : tangkapan layar video warga)

Reporter : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Seorang bocah berusia 10 tahun asal Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, RK tak kuasa membendung kerinduannya dengan ibundanya. RK nekat mengayuh sepeda BMX-nya sejauh 60 kilometer untuk sampai ke Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Dengan membawa beberapa pakaian yang dia wadahi di dalam tas ransel warna merah, dari kediamannya. Bocah sepuluh tahun itu diam-diam mengambil sepeda BMX miliknya, lalu mengendarai sepeda medium tersebut menuju Surabaya--kota di mana sang ibundanya berada.

Sekira 30 kilometer perjalanan dengan sepeda BMX-nya, RK sadar uang sakunya tak cukup untuk bertolak ke Kota Pahlawan. Dia pun nekat menjual HP-nya di salah satu counter HP di tengah perjalannnya turut Desa Tobo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Momen bocah duduk di sekolah dasar menjual HP-nya ini, direkam pegawai counter HP secara sembunyi-sembunyi. Mungkin, ia merasa iba sekaligus curiga, lantaran bocah seusia RK dengan menggunakan sepeda dan menenteng tas ranselnya, tiba-tiba menjual HP di counter.

Usai menjual, bocah yang hidup sehari-hari dengan kakek neneknya di Tambakrejo itu, melanjutkan perjalanannya. Dia mengayuh lagi sepeda BMX-nya di antara truk dan kendaraan besar lain yang melintas di jalan nasional Bojonegoro-Cepu. Dengan tujuan Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Usai sekitar 31 kilometer perjalanan mengayuh sepeda BMX-nya dari salah satu counter HP bilangan Desa Tobo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro tersebut, RK sampai di Terminal Rajekwesi Bojonegoro. Namun, dia nampak kebingungan.

Salah satu tukang ojek di terminal setempat yang menangkap kebingungan RK mendatanginya dan melontarkan beberapa pertanyaan. Hasilnya, tukang ojek dimaksud mengantarkan RK kembali pulang.

Namun, si tukang ojek dimaksud tak mengantar RK pulang hingga rumah. Hanya sampai depan Mapolsek Ngambon saja, sekitar beberapa kilometer dari rumah RK di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Ngambon Polres Bojonegoro Iptu Mohammad Tohir membenarkan kronologi itu. Dia menyebut, RK tiba di depan Mapolsek Ngambon Sabtu (14/1/2024) petang. Namun, RK tak sampai dibawa masuk Mapolsek Ngambon.

"RK diantar tukang ojek di warung sate depan Mapolsek Ngambon. Dikerumuni banyak orang. Petugas Polsek Ngambon datangi kerumunan itu dan menanyakan apa yang terjadi. Ternyata, ada anak hilang (RK, red) dikembalikan pulang," ujarnya, Senin (15/1/2024).

Selanjutnya, RK dijemput dua orang keluarganya. Keluarga itu membagikan cerita bahwasanya, RK bersikeras ingin menyusul sang ibunda di Kota Surabaya, dengan cara menjual handphone untuk dibuat uang saku selama perjalanan.

Sementara, Kapolsek Tambakrejo, Iptu Nursayit juga membenarkan hal itu. Sabtu (14/1/2024) malam, RK sudah berada di rumahnya turut Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro dan sudah aman bersama kakeknya di rumah.

"Ibu RK yang berada di Surabaya untuk bekerja juga sudah mengetahui ihwal sempat hilangnya RK yang kini sudah pulang," ujar polisi dengan dua balok emas di pundak yang pernah menjabat Kapolsek Sekar Polres Bojonegoro tersebut.

Terpisah, Dalil selaku paman dari RK mengatakan, usai dilaporkan hilang untuk menyusul ibunya yang bekerja di Surabaya, kemenakannya tersebut saat ini dalam keadaan yang baik. RK tidak mengalami suatu apa.

"Hanya saja, RK belum kembali bersekolah," paparnya singkat. [riz/ito]

 

Tag : Turi, Tambakrejo, Bojonegoro, bocah nekat mencari ibu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat