15:00 . Ditinggal Bimtek, Rumah Anggota PPS di Bojonegoro Ludes Terbakar   |   14:00 . Target Transisi Energi Terancam Tidak Tercapai, ini Sebabnya...   |   12:00 . Minggu Sore, Bazar Alumni Attanwir Mulai   |   11:00 . UNUGIRI Masuk 10 Kampus NU Terbaik 2024 Berdasarkan Peringkat SINTA Score   |   09:00 . Kepala Bappeda Bojonegoro Pilih Membisu saat Disinggung Perencanaan Mobil Siaga   |   06:00 . Sambung Sanad Ponpes Attanwir: PCNU Gresik Akui Istimewa   |   20:00 . Ratusan Alumni Ikuti Sambung Sanad Ponpes Attanwir ke Gresik   |   18:00 . Bersiap, Besok PDAM di Kedungadem dan Sebagian Sugihwaras Mati   |   17:30 . Meriahnya Sambung Sanad Ponpes Attanwir   |   17:00 . Stakeholders Day 2024, KPPN Bojonegoro Beri Penghargaan Operator Terbaik   |   16:30 . Ratusan Alumni Attanwir di Pesarean KH. Moh. Sholeh   |   16:00 . Berikut Skema Pemulangan Jemaah Haji Bojonegoro Pekan Depan   |   15:00 . Sedih, Begini Isi Surat Wasiat Milik Pria di Bojonegoro yang Diduga Tabrakkan Diri ke KA   |   14:00 . Diduga Bunuh Diri, Pria Tanpa Identitas di Bojonegoro Tabrakan Diri ke Kereta Api   |   21:00 . Lawan Persebaya, Manajemen Persibo Bojonegoro Bakal Boyong Pemain Baru   |  
Sun, 23 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Fakta Persidangan Pengeroyokan di Bojonegoro : Pelaku dan Korban Sama Cari Musuh

blokbojonegoro.com | Saturday, 16 March 2024 21:00

Fakta Persidangan Pengeroyokan di Bojonegoro : Pelaku dan Korban Sama Cari Musuh

Reporter : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sidang lanjutan perkara pengeroyokan yang menewaskan GRMA (18), pelajar salah satu SMAN di Kabupaten Bojonegoro, menghadirkan delapan saksi, Jumat (15/3/2024) kemarin.

Delapan saksi tersebut, yakni M, S, R, O, J, D dan dua orang saksi teman dari korban (GRMA) yakni Y dan L. Dalam persidangan yang berjalan cukup tegang itu, ditemukan sejumlah fakta persidangan, yang baru terungkap.

Fakta persidangan tersebut, yakni kedua belah pihak korban dan pelaku memang sama-sama mencari sasaran atau musuh. Pasalnya, kedua belah pihak mengaku jika, telah menyiapkan sejumlah benda tumpul untuk berkelahi.

Hal tersebut, disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Dekry Wahyudi dalam persidangan yang menghadirkan saksi dari pihak korban dan saksi dari terdakwa.

Dekry mengungkapkan, dari kedua belah pihak baik korban maupun pelaku sebenarnya sama-sama mencari sasaran untuk mencari musuh. Pasalnya, menurut keterangan saksi korban dan pelaku sama-sama menyiapkan benda tumpul.

“Korban menyiapkan gear dan rantai, sementara pelaku membawa bebatuan,” ungkap Dekry.

Saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mereka berpapasan dan terjadilah pengeroyokan. Awalnya GRMA sebelum jatuh dari motor, sempat dilempar menggunakan batu, akan tetapi tidak mengenai korban. Setelah lemparan kedua, batu tersebut mengenai dahi korban sehingga terjatuh dari motor.

Dan pada saat jatuh itu, lanjut Dekry, korban dalam posisi miring kepala di arah barat, GRMA kembali dilempar batu sehingga mengenai kepala bagian belakangnya. Di situ korban sudah tidak sadarkan diri.

“Sebenarnya dari keterangan saksi tadi keduanya sama-sama mencari musuh, akan tetapi keduanya salah sasaran,” bebernya.

Dalam sidang tersebut, saksi dari pihak terdakwa awalnya tidak mau mengakui kalau memang pada saat itu sedang mencari musuh. Sehingga anggota hakim Mahendra menekankan di dalam BAP Polisi tidak sama dengan keterangan saksi pelaku.

“Dan akhirnya saksi dewasa atau splitsing mengaku kalau memang awalnya mencari musuh,” pungkasnya.

Untuk diketahui, semua pelaku yang dihadirkan dalam persidangan ialah SH (22), JB (26), KE (26), RP (18), BW (23), dan RS (23), dan tiga tersangka masih di bawah umur yakni SDK, G, dan R.

Untuk ketiga pelaku anak di bawah umur dikenakan Pasal 170 ayat (2) ke -3 KUHP yang diatur melalui melalui UU No. 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak (SPPA).

Sedangkan bagi 6 pelaku remaja dikenakan pasal 170 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 351 ayat ( 3) KUHP dan atau pasal 358 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. [riz/ito]

Tag : Kasus, pengeroyokan, Bojonegoro, Dander



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat