Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Kazakhstan di Laga Awal AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026
Ersandrina Devega Salsabila dan kawan-kawan menang 3-0 atas Kazakhstan

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Timnas Voli Putri Indonesia mengawali laga di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026 melawan Kazakhstan. Secara perkasa Chelsa Berliana Nurtomo berhasil mengalahkan Kazakhstan dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-22, 25-23) di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Sabtu (22/8/2026) WIB.

Pelatih Indonesia Marcos Sugiyama langsung menurunkan tim terbaiknya. Mulai Maradanti Namira Tegariani, Arsela Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Mediol Yoku, Indah Guretno hingga Gendis Azzahra.

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja] 

Timnas Voli Putri Indonesia memperlihatkan performa solid, khususnya sejak pertengahan set pertama. Tidak hanya klinis dalam menyerang, pertahanan skuad asuhan Marcos Sugiyama sangat bagus dalam membaca permainan lawan.

Dua angka berturut langsung dihasilkan Kazakhstan. Variasi serangan Indonesia melalui Mediol Yoku dan Chelsa Berliana Nurtomo dapat dengan mudah diantisipasi.

Indonesia membuka keran poinnya melalui Ersandrina Devega sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-2. Masalah Indonesia di awal set pertama adalah penyerangan. Beberapa kali reset attack skuad asuhan Marcos Sugiyama tak membuahkan poin meski mampu bertahan dengan sangat baik.

Timnas Voli Putri Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4 melalui smes Arsela Nuari Purnama. Maradanti Namira yang melakukan net yang berbuah poin cuma-cuma bagi lawan. Skor sementara 3-7 untuk keunggulan Kazakhstan.

Poin quick attack pertama Indonesia dihasilkan melalui Maradanti Namira. Papan skor berubah menjadi imbang 8-8 berkat servis ace Ersandrina Devega. Kazakhstan kembali menciptakan momentum lewat keunggulan 8-10, termasuk berhasil 'memayungi' spike Mediol Yoku.

Skor kembali imbang di kedudukan 10-10 setelah Maradanti Namira mencetak servis ace. Indonesia berbalik memimpin 11-10 setelah passing dari pemain Kazakhstan membuahkan poin cuma-cuma bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama. Timnas Voli Putri Indonesia menciptakan dua keunggulan poin, yang kali ini melalui smes variasi dari Mediol Yoku. Hingga akhirnya Timnas Indonesia mengakhiri set dengan skor 25-22.

Garuda Pertiwi Indonesia mengawali set kedua dengan kurang meyakinkan. Kazakhstan langsung memberikan tekanan dan mampu memimpin hingga selisih empat angka, 15-10. Blok-blok Kazakhstan berjalan efektif. Serangan Indonesia beberapa kali dengan mudah terbaca sehingga upaya menembus pertahanan lawan tidak berjalan optimal. Variasi quick yang biasanya menjadi salah satu senjata Indonesia juga belum terlihat maksimal pada awal set kedua.

Dalam kondisi tertinggal, anak asuh Marcos Sugiyama perlahan mulai menemukan ritme permainan. Indonesia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 13-15. Pada fase tersebut, Kazakhstan sebenarnya belum menunjukkan performa yang terlalu istimewa, termasuk Kristina Belova yang belum banyak memberikan ancaman berarti.

Situasi tersebut seharusnya menjadi momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan variasi serangan dan tidak terlalu bergantung pada pola serangan yang mudah dibaca blok Kazakhstan. Tekanan Indonesia akhirnya membuahkan hasil. Garuda Putri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Salah satu celah yang kembali terlihat dari Kazakhstan adalah receive. Servis Indonesia mampu mengganggu penerimaan bola pertama lawan dan memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mendapatkan momentum. Sugiyama pun masih mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti pada set pertama.

Pertandingan kemudian berlangsung semakin ketat. Indonesia yang sebelumnya tertinggal justru mampu membalikkan keadaan dan menjaga keunggulan pada fase krusial. Memasuki poin-poin akhir, Indonesia berada di depan dengan skor 23-21. Sugiyama memasukkan Gendis sebagai serve spesialis dan sukses mendulang poin.

Kazakhstan sempat berusaha mengejar, tetapi Indonesia mampu mempertahankan ketenangan. Skor kemudian berubah menjadi 24-22 untuk keunggulan Garuda Putri. Seperti pada set pertama, Arsela Nuari kembali menjadi penentu. Smash kerasnya berhasil mengakhiri perlawanan Kazakhstan sekaligus memastikan Indonesia merebut set kedua dengan skor 25-22.

Unggul 2-0 membuat para pemain Indonesia bertambah lepas, serangan-serangan merepotkan lawan. Namun, Kazakhstan yang mempunyai postur tinggi tidak tinggal diam dan memperkecil ketertinggalan. Walaupun akhirnya set ketiga lagi-lagi dimenangkan Maradanti Namira dan kawan-kawan dengan skor 25-23. [mad]