Skip to main content

Category : Kolom


Gus Mus, Doraemon dan Haul Gus Dur

Saat Haul Gus Dur 2019, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang _didapuk_ menjadi penceramah, menyampaikan sebuah pidato yang “dalem” tapi dibawakan dengan tuturan yang bersahaja dan riang. Di salah satu bagian ceramahnya, beliau menyatakan bahwa banyak orang yang mengaku Islam, tapi sebetulnya perilakunya tidak mencerminkan ajaran Islam.

Guru Matematika sebagai Desainer Pembelajaran Kelas yang Relevan

Teknologi dalam penggunaan data meresap ke hampir setiap aspek kehidupan, matematika tidak lagi sekadar latihan menghafal rumus. Ia menjadi bahasa untuk memahami dunia, dan guru matematika berperan sebagai desainer pembelajaran yang mengubah kelas menjadi laboratorium hidup yang relevan bagi siswa dan komunitas. Kita tidak lagi menilai pelajaran dari kecepatan penyelesaian soal, melainkan dari kemampuan murid membaca konteks, merumuskan masalah, dan menghasilkan solusi yang bisa diuji serta diaplikasikan secara nyata.

Perlu Kesadaran dan Sinergi Masyarakat Atasi Banjir di Bojonegoro

Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki luas 2.307 km2. Bojonegoro memiliki makanan khas yang cukup terkenal yaitu ledre. Selain makanan khas Bojonegoro juga memiliki beberapa wisata yang menarik yang memanfaatkan potensi alam, seperti Waduk Pacal, Bendungan Gerak, Kayangan Api dan masih banyak lagi. Kota Bojonegoro juga di lewati sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu Bengawan Solo. Dengan adanya sungai ini memberi dampak yang positif namun juga memberi dampak yang negatif.

Tantangan Guru PAI di Era Digital dan Modernisasi

Pada dasarnya pengertian pendidikan (UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu

Teori efek kepak sayap kupu-kupu adalah sebuah teori yang melihat alam ini sebagai sebuah sistem. Setiap peristiwa, sebesar apapun, adalah hasil dari sebuah rankaian peristiwa, sekecil apapun, sebelumnya. Bahkan, kepak sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil bisa menyebabkan tornado mematikan di Texas beberapa bulan kemudian.

Happy Fathers Day, 12 November

Tak Mudah Jadi Ayah

Papaku juga lembut. Papa gak malu bawain tasku kalo pergi ke mall bareng; papa mau masakin aku indomie kuah tiap nyeri menstruasi menyerang; papa mau ambilin handuk tiap aku selesai mandi. Pokoknya papa gak kayak papa yang lain. Papa beneran orang tua yang ideal”

Mengenang Alm Kiai Anwar Ali Badaruddin

Bersahaja, Ramah dan Dicintai Banyak Jamaah

Suara serak, berat dan teduh, rasanya masih terngiang di telinga. Petuah-petuah Kiai Anwar Ali Badaruddin seakan-akan tepat menghujam di kalbu. Sehari setelah wafat beliau, penulis baru kuat untuk bercerita, beratnya ditinggal kiai yang mempunyai banyak jamaah.

Digitalisasi UMKM di Wilayah Bojonegoro dan Lamongan

Perkembangan teknologi informasi menghadirkan peluang inovasi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Mekanisme pembayaran pengeluaran negara secara cashless dalam suatu sistem Digital Payment – Marketplace (Digipay) telah berhasil dikembangkan. Pengadaan barang/jasa pemerintah dirancang semudah bertransaksi melalui online shopping.

Mewujudkan Revitalisasi Peran dan Fungsi Museum

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa beberapa hari yang lalu, bangsa Indonesia memperingati Hari Museum Nasional yang diperingati pada tanggal 12 Oktober 2022 kemarin. Penetapan tanggal 12 Oktober sebagai hari Museum tidak lepas dari proses pelaksanaan Musyawarah Museum Se-Indonesia (MMI) di Yogyakarta tanggal 12-14 Oktober 1962. Pertemuan tersebut menghasilkan 10 resolusi yang dapat menjadi acuan pemerintah untuk mengembangkan museum di Indonesia, termasuk didalamnya menyepakati bahwa tanggal 12 Oktober akan diperingati sebagai hari Museum Nasional.

Kurikulum Matematika Nasional Relevan untuk Dunia Kerja Masa Depan

Di era di mana data hadir di ujung jarimu setiap hari, matematika tidak lagi sekadar rangkaian rumus di buku latihan, melainkan bahasa yang menghubungkan ide-ide di kelas dengan tantangan nyata di lapangan kerja. Kurikulum Matematika Nasional perlu membentuk lulusan yang tidak hanya mahir menghitung, tetapi juga mampu merumuskan masalah, memanfaatkan data secara bertanggung jawab, dan berkolaborasi untuk menghasilkan solusi yang bisa dipakai di dunia nyata. Pertanyaannya bukan lagi seberapa cepat siswa bisa menghafal cara menyelesaikan soal, melainkan sejauh mana mereka bisa membaca konteks, menimbang risiko, dan mengomunikasikan temuan dengan jelas kepada berbagai audiens.