Ketika Rusia Menyambut Tahun Baru: Dari Jamuan Keluarga hingga Pesan Presiden
Warga Rusia bersiap menyambut momen paling magis dalam setahun: perayaan Tahun Baru (Dok. Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Ketika malam musim dingin terasa sangat panjang dan salju menyelimuti hampir seluruh negeri, warga Rusia bersiap menyambut momen paling magis dalam setahun: perayaan Tahun Baru. Alih-alih Natal Ortodoks, perayaan inilah yang justru paling hangat dan berpusat pada keluarga. Tahun Baru di Rusia bukan sekadar pergantian kalender, melainkan tradisi yang sarat makna.

Tak ada pesta kembang api di pantai. Inti perayaan justru ada di rumah. Keluarga berkumpul mengelilingi meja makan penuh hidangan yang dikenal sebagai Novogodniy Stol.

Jamuan malam ini menjadi ritual penting. Salad Olivier—campuran kentang, sayuran, daging, dan mayones—selalu hadir, begitu pula Seledka Pod Shuboy, hidangan herring yang diselimuti lapisan bit berwarna ungu seperti “mantel bulu”. Untuk melengkapi suasana, caviar dan Shampanskoye atau sampanye Soviet hampir tak pernah absen dari meja.

Menjelang pergantian tahun, suasana berubah menjadi lebih khidmat. Pada pukul 23.55, seluruh negeri seolah berhenti sejenak. Warga Rusia menatap layar televisi untuk menyaksikan pidato Presiden Vladimir Putin—atau pemimpin sebelumnya—yang disiarkan langsung dari Moskow.

Dalam pidato singkat itu, sang presiden merefleksikan perjalanan setahun terakhir sekaligus menyampaikan harapan untuk tahun yang akan datang. Momen ini menjadi simbol pemersatu yang disiarkan di semua saluran televisi nasional.

Sesaat setelah pidato berakhir, lonceng Menara Spasskaya di Kremlin mulai berdentang, disusul dengan lagu kebangsaan Rusia. Ketika dentangan ke-12 terdengar, tahun baru resmi tiba. Keluarga pun bersulang dengan sampanye, saling berpelukan, dan mengucapkan “S Novym Godom!”—Selamat Tahun Baru.

Kemeriahan belum usai. Ded Moroz, sosok mirip Santa Claus dalam tradisi Rusia, bersama cucunya Snegurochka atau Putri Salju, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Mereka digambarkan mengunjungi rumah-rumah untuk membagikan hadiah.

Bagi anak-anak, menulis surat permintaan hadiah kepada Ded Moroz adalah tradisi yang selalu dinanti. Perayaan biasanya berlanjut hingga larut malam, diisi dengan menonton film komedi klasik era Soviet atau menyambut tamu pertama di tahun baru, yang dipercaya membawa keberuntungan.

Tahun Baru di Rusia memadukan kemegahan simbol negara dengan kehangatan keluarga. Di tengah dinginnya salju dan malam yang panjang, perayaan ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan harapan tetap menjadi hal yang paling menghangatkan. [feb/mad]

*Konten Kolaborasi blokBojonegoro.com dengan Media Rusia, yusgsn.ru