Skip to main content

Category : Tag: Emcl


Migas Kontraksi, Ekonomi Nonmigas Bojonegoro Justru Tumbuh 5,86 Persen

Perekonomian Kabupaten Bojonegoro pada Triwulan II 2026 menghadapi tekanan akibat penurunan kinerja sektor minyak dan gas bumi (migas). Namun, kondisi tersebut tidak terjadi pada seluruh sektor. Jika migas dikeluarkan dari perhitungan, ekonomi nonmigas Bojonegoro justru mampu tumbuh positif sebesar 5,86 persen secara year on year (YoY).

EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Program PPM 2027

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memperkuat koordinasi untuk memastikan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memiliki keberlanjutan.

Migas Bojonegoro

Produksi Gas JTB Konsisten Lampaui Target, Topang Ketahanan Energi Nasional

Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperasikan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di wilayah Bojonegoro Jawa Timur terus menunjukkan kinerja positif dengan realisasi produksi gas yang konsisten melampaui target. Saat ini, produksi raw gas JTB mencapai 298,24 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), atau sekitar 4% di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan sekitar 9% di atas target Work Program & Budget (WP&B) 2026 yang disepakati bersama pemerintah melalui SKK Migas.

Gayatri Tahap 2 Digulirkan, EMCL dan ALAS Institute Dorong Peternakan Mandiri

Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) memasuki tahap kedua dengan pendekatan yang lebih luas. Tak sekadar memberikan ayam, kandang, dan pakan awal kepada masyarakat, program ini mulai diarahkan untuk membangun ekosistem usaha peternakan desa yang mampu tumbuh dan dikelola secara mandiri.

Jaga Rantai Pasok Hulu Migas, EMCL dan SKK Migas Perkuat Kapasitas Pengusaha Lokal

Pelaku usaha lokal di sekitar wilayah operasi hulu migas dituntut semakin adaptif menghadapi perubahan regulasi dan sistem pengadaan yang kian terdigitalisasi. Kemampuan memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga menguasai sistem pengadaan digital menjadi bagian penting agar kontraktor daerah tetap mampu masuk dan bertahan dalam rantai pasok industri migas.