Skip to main content

Category : Tag: Wfh


Komisi D DPRD Jatim Ingatkan WFH Jangan Ganggu Layanan Teknis dan Operasional

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, memberikan catatan kritis terhadap kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang diumumkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Diana menyatakan mendukung semangat efisiensi energi yang menjadi dasar kebijakan tersebut. Namun, ia mengingatkan agar penerapannya tidak dilakukan secara merata di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Komisi E DPRD Jatim Minta Pendidikan dan Kesehatan Dikecualikan dari WFH

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengecualikan sektor pelayanan dasar dari kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu. Kebijakan tersebut merupakan inisiatif Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai upaya efisiensi energi di tengah fluktuasi harga global serta tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRD Jatim Ingatkan WFH ASN Jangan Sekadar Simbolik

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyoroti efektivitas kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kebijakan tersebut patut diapresiasi sebagai langkah adaptif di tengah ancaman krisis energi global. Sri Wahyuni menilai, respons Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunjukkan kepekaan pemerintah daerah terhadap isu strategis yang sedang berkembang.

Cabdindik Terapkan WFH Selama Masa PPKM Darurat

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Bojonegoro, terhitung sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 sehubungan dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat wilayah Jawa dan

1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana menerapkan sistem Work From Home bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga non ASN. Hal tersebut mengingat, adanya 1 orang ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang meninggal dunia Rabu (30/9/2020) tadi malam, akibat terpapar virus Corona (Covid-19).

Cegah Penyebaran Covid 19, Kemenag Bojonegoro Kembali Berlakukan WFH dan WFO

Adanya Pegawai Kemenag Jember yang meninggal karena diduga terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan kantor pelayanan tersebut harus ditutup sementara. Kemenag Bojonegoro, belum mengambil langkah apakah semua pegawai di bawah lingkungan Kemenag Bojonegoro bakal menjalani Rapid tes secara massal, guna mengantisipasi adanya pegawai Kemenag yang terkonfirmasi covid 19 di Bojonegoro.