22:00 . Semakin Dewasa, Ini Harapan Bupati untuk blokBojonegoro.com   |   21:00 . Sewindu, blokBojonegoro Ingin Kampanyekan Internet Positif ke Pelajar   |   20:00 . Live Streaming Sewindu blokBojonegoro.com   |   18:00 . Serunya Gladi Resik Anniversary Ke-8 blokBojonegoro   |   17:00 . Polres Gelar Doa Bersama dengan Anak Yatim Jelang Pilkades   |   16:00 . Selama 5 Tahun, DLH Target 491 Pendirian Bank Sampah   |   14:00 . Semester Pertama, Gepeng Dominasi Pelanggar Ketertiban   |   13:00 . Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar   |   11:00 . Pendaftaran Ditutup, 14 SMK Tak Penuhi Pagu Siswa   |   10:00 . Sepekan, Akhirnya Sampai di Kantor PBNU   |   09:00 . Penderita Penyakit Kronis Bakal Mendapat Bantuan?   |   08:00 . Hampir Setiap Hari Ada Pemohon Paspor untuk Umroh   |   07:00 . Lebih Baik Mana, Membiarkan Anak Main di Dalam atau Luar Rumah?   |   19:00 . Saksikan Mahakarya Cinta Live Streaming   |   18:00 . Berikan Manfaat Lebih, Peserta JKN-KIS Terus Meningkat di Setiap Bulan   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 25 September 2018 14:00

Waspada..! Penipuan via Telepon ada Keluarga Kecelakaan

Waspada..! Penipuan via Telepon ada Keluarga Kecelakaan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com – Berbagai cara dilakukan oleh oknum yang diduga akan melakukan penipuan.  Salah satunya menggunakan fasilitas telepon seluler. Modusnya, memberikan informasi pada calon korban bahwa ada keluarga kecelakaan.

Kepada blokBojonegoro.com, Selasa (25/9/2018) salah seorang warga Kecamatan Kanor, Ishak menceritakan, jika kemarin malam dirinya dibuat ketakutan. Sebab, ditelepon ada orang bersuara seperti bingung mengabarkan anaknya kecelakaan.

“Katanya anak saya kecelakaan, jadi bingung,” kata Ishak sambil masih kebingungan.

Karena, posisi telpon masuk saat tengah tidur, sekitar pukul 22.30 WIB. Sehingga saat setengah sadar mendapatkam telepon kecelakaan, apalagi orang desa, maka benar-benar pikiran kacau.

“Untung saja anak laki-laki saya di rumah dan langsung mengambil alih menerima telepon gelap itu. Ternyata dimatikan,” jelasnya.

Kondisi serupa juga dialami warga Kecamatan Kepohbaru, Selamet. Bahkan, belum lama ini telepon masuk itu meminta sejumlah uang karena beralasan HP adiknya batrenya habis dan meminjam milik polisi.

“Takut bukan kepalang, karena adik saya juga tidak berada di rumah dan pamit ke warung kopi. Apalagi penelepon bilang adik di kantor polisi tengah diperiksa,” sambungnya.

Beruntung telpon mati karena sinyal tengah jelek. Pikiran jernih kembali bisa dikendalikan dan adik ditelepon mengangkat dengan kondisi baik-baik saja di tempat ngopi.

“Belum jelas meminta uang berapa, karena telepon terputus. Setelah itu sudah tidak diangkat,” pungkasnya. [top/ito]

Tag : penipuan, telepon, kecelakaan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more