07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 04 April 2019 13:00

Para Pesinden ini Masih Eksis Pertahankan Tayub di Bojonegoro

Para Pesinden ini Masih Eksis Pertahankan Tayub di Bojonegoro

Reporter :  Joel Joko

blokBojonegoro.com -  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menggelar "Workshop Kesenian Tayub di Bojonegoro", Kamis (4/4/2019) tadi. Sejumlah pesinden ikut meramaikan workshop. Mereka masih bertahan dan terus melestarikan kesenian tayub sebagai warisan budaya Jawa.

Tiga pesinden tayub bersuara merdu yang tampil meramaikan workshop antara lain Yasmi (Bubulan), Elly (Kalitidu) dan Endah (Ngasem). Mereka sudah cukup lama menekuni pekerjaan sebagai sinden sejak 1996 sampai sekarang.

Yasmi, mengungkapkan sudah menjadi panggilan hati untuk melestarikan seni dan tradisi. Apalagi, saat ini kesenian tradisional semakin tersisih oleh perubahan zaman yang modern. Meski begitu, pemerintah harus segera turun tangan untuk melestarikannya.

"Sekarang generasi muda sudah jarang mau menekuni karawitan maupun kesenian tayub," kata Yasmi.

Sementara budayawan Jatim, Sukatmo mengungkapkan tayub merupakan tari pergaulan yang disajikan untuk menjalin hubungan sosial masyarakat. Sebab, pagelaran seni ini biasanya digelar pada saat acara seperti sedekah bumi atau hajatan.

"Untuk bisa menjadi bagian kesenian Langen Tayub ini ternyata juga tidak mudah, karena memerlukan kemampuan dan kemahiran tersendiri," ungkap Katmo.

Dalam satu kelompok tayub selalu terdapat sinden, penata gamelan, serta penari wanita atau biasa disebut waranggono, dan seorang pramugari yang memimpin jalannya pagelaran tayub.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com di Kabupaten Bojonegoro masih terdapat 28 kelompok karawitan yang biasa mengiringi jalannya tari langen tayub. Untuk pramugari atau pemandu jalannya tayuban ada 28 orang jumlahnya. Sedangkan untuk penari wanita atau biasa dikenal dengan Waranggono berjumlah sekitar 55 orang yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Bojonegoro.[oel/ito]

Tag : Disbudpar, tayub, bojonegoro, budaya

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more