19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 30 March 2020 12:00

Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

Pengirim : Iskak Riyanto

blokBojonegoro.com - Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam  waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran tersebut dirasa langka di pasaran sehingga mendapatkan keuntungan yang mengiurkan.

"Ini panen perdana, dua hari terakhir ini mendapatkan 80 buah, dijual ke tukang sayur keliling, mau ke pasar nggak sempet. Laku Rp5.000 setiap buah," kata Suparno, Minggu (29/3/2020).

Dijelaskan petani energik ini, ia menanam waluh sebanyak 300 batang sekitar 3 bulan yang lalu dengan tumpangsari yakni diselesa-selasa pohon pisang dan kacang hijau. Pasalnya membaca peluang, menambah tanaman di sekitarnya masih bisa dilakukan dengan menanam waluh.

"Benihnya saya beli di toko pertanian yang sachetan. Untuk jarak tanamnya kurang lenih satu setengah kali empat meter. Awalnya juga tumpasari sama kacang hijau, tadinya tidak  tumbuh dengan baik, setelah kacang hijau dipanen baru tumbuh subur," jelasnya.

Sementara itu Kasi SDM Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro Bojonegoro, Djoko PW mengapresiasi keuletan petani Kecamatan Purwosari tersebut. "Petani ini salah satu petani yang gigih dan selalu berorientasi dengan pasar. Sebab disaat belum ada petani menanam waluh, dia (Suparno) memberanikan diri menanamnya, karena dia tahu saat panen nanti harga waluh akan bagus, karena barang sedikit sementara pembeli selalu ada untuk bahan olahan," terang Djoko, Senin (30/3/2020).

Hasilnya terbukti, disaat panen harga waluh lumayan tinggi yaitu Rp 5 ribu setiap buahnya. Sehingga dalam sehari bisa memungut 40 buah, maka sudah bisa dihitung akan mengantongi uang Rp 200 ribu perharinya.

Pria yang juga seorang mubaligh itu menambahkan, proses menanamnya itupun masih ditumpangsari dengan kacang ijo dan pisang. "Untuk itu pandai-pandailah petani dalam memanfaatkan lahan dan memilih komoditi. Sehingga bisa menjadi alternatif pendapatan di luar penghasilan dari sawah. Selamat pak Suparno," pungkas Djoko memberi semangat petani lainnya. [lis]

*PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : Waluh, panen, purwosari


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat