15:30 . Tahapan Uji Klinis Vaksin   |   15:00 . Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers, Korem 082/CPYJ Gelar Jalan Sehat   |   14:30 . Kondisi Terkini Longsor Jembatan Glendeng   |   14:00 . Sedikit Demi Sedikit Omzet Asinan Salak Merangkak Naik   |   13:30 . Update Testing di Indonesia   |   13:00 . Selama Pandemi, Ribuan Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya   |   12:00 . Kebab Rp5 Ribuan Enaknya Bikin Ketagihan   |   11:00 . Guyangan Park, Pelosok Kota Migas dengan Alam Mempesona   |   10:00 . Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   09:00 . Beredarnya Program Stimulus Tarif Tenaga Listrik di Masa Pandemi, ini Kata PLN Bojonegoro   |   08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan dengan Vaksin dan 3M   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   06:30 . Angka Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000   |   06:00 . Kembali Longsor, Jembatan Glendeng Ditutup Total   |   05:00 . 7 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus di Bojonegoro   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 22 July 2020 19:00

Tuntutan Forkomas BAJA di JTB

RJJ: Rapid Test Massal Naker Sejak 30 Juni

RJJ: Rapid Test Massal Naker Sejak 30 Juni

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Ba-Ja) yang mendatangi lokasi proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/07/2020), dinilai tak ada hubungan terkait rapid test yang memang sudah dilakukan bagi tenaga kerja (naker) di lapangan JTB.

[Baca juga: Forkomas BAJA Tuntut Pekerja JTB Dirapid Test ]

Seperti diketahui, kedatangan perwakilan 10 warga dengan membawa beberapa tulisan di atas kain putih dan kardus tersebut, menginginkan seluruh pekerja agar dirapid test secara massal.

Pelaksana proyek Gas Processing Facility (GPF) JTB, Consortium PT Rekayasa Industri-JGC Corp-JIND (RJJ), melalui Site Manager RJJ, Zainal Arifin mengatakan, terkait rapid tes massal sudah dilaksanakan sejak 30 Juni 2020.

"Jadi tidak ada hubungan langusng dengan Forkomas BAJA," kata Zainal Arifin.

Zainal menjelaskan, dari 4200, total 2750 naker sudah dilakukan rapid test, dan ditarget akhir pekan ini tuntas semuanya.

"Mohon masyarakat sekitar Proyek JTB tidak perlu khawatir karena proyek GPF JTB telah mengikuti protokoler pencegahan Covid dan telah dilaksanakan dengan pengawasan dari Dinkes Bojonegoro dan Disprinaker Bojonegoro," papar Zainal.

Masih kata Zainal, setiap ada kegiatan dalam upaya pencegahan dan pemutusan penyebaran Covid-19, sesuai protokoler yang telah ditetapkan oleh Pemkab Bojonegoro.

"Semua Manajemen PEPC, Rekayasa Industri , JGC dan Mitra Kerja berpartisipasi aktif dan mendukung program yang telah ditetapkan," tegas Zainal. [ito/lis]

Tag : Rapid, test, naker, jtb


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat