15:00 . Kerjasama Perhutani dan Kimia Farma Surabaya Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat Umum   |   14:00 . PDM Bojonegoro Tetapkan 10 Dzulhijjah Jatuh 9 Juli 2022   |   12:00 . Satpol PP Jatim Beri Pelatihan Satgas Linmas Wilayah Bakorwil Bojonegoro   |   08:00 . PBNU Tetapkan Awal Dzulhijjah 1 Juli 2022   |   07:00 . Stres Selama Kehamilan Pengaruhi Jenis Kelamin Anak, Ini   |   17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |  
Thu, 30 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disperta Bojonegoro Maksimalkan Program Pertanian

blokbojonegoro.com | Thursday, 31 January 2019 11:00

Disperta Bojonegoro Maksimalkan Program Pertanian

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Progran pertanian diharapkan tepat sasaran dan maksimal dalam pelaksanaannya. Sehingga tahun ini sektor pertanian di Kabupaten Bojonegoro semakin menguntungkan petani.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Akhmad Djupari mengatakan, ada tiga program yang sudah dipersiapkan untuk menunjang sektor pertanian di Kota Ledre ini. Diantaranya adalah program Sekolah Lapang.

Program Sekolah Lapang ini mengajarkan para petani bagaimana bertanam yang baik. Mulai cara memupuk dan membasmi hama agar menghasilkan panen lebih maksimal.

"Program ini dialokasikan di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro," katanya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (31/1/2019).

Ia menambahkan, dimana setiap desa menyediakan lahan seluas 1 hektar untuk sekolah lapang tersebut. Sedangkan biaya pupuk, bibit disediakan oleh Pemkab dan hasilnya untuk desa penyedia lahan.

Kemudian, program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Asuransi ini diperuntukan hanya bagi petani padi. Sehingga nantinya, jika terjadi gagal panen akibat banjir, diserang hama, petani akan mendapatkan klaim asuransi.

"Klaim asuransi sebesar Rp6 juta per hektar," ujarnya menjelaskan.

Sedangkan untuk pembayarannya sebesar Rp36.000 per hektar akan disediakan oleh APBD Kabupaten Bojonegoro. "Dalam pelaksanaannya, tetap kita maksimalkan," tandasnya.

Lalu, lanjut dia, Program Kartu Petani Mandiri (KPM). Program ini diperuntukan petani yang memiliki lahan maksimal 2 hektar dalam Satu Kepala Keluarga (KK). "Mekanisme penyalurannya melalui Kelompok Tani, dan besaran bantuannnya sebesar Rp2 juta per hektar," imbuh Jupari. [yud/mu]

Tag : pertanian bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat