22:00 . Banyu Bening Pamerkan Lukisan di Thamrin, Disbudpar : Bukan Sekadar Pameran   |   21:00 . Komunitas Banyu Bening, Pamerkan Hasil Lukisan di Thamrin Park   |   18:00 . BBM dari Sampah Plastik Dimanfaatkan Warga Sekitar TPA Banjarsari   |   17:00 . Impara UIN Walisongo Semarang Berbagi Ilmu Sepenuh Hati, Menginspirasi Setulus Hati   |   16:00 . Mario Aji Launching Helm Batik yang Akan Dipakai pada Moto3 2023   |   11:00 . Gus Miftah Orasi Kebangsaan di MAN Bojonegoro   |   10:00 . Live Gus Miftah Talkshow Kebangsaan di MAN Bojonegoro   |   09:00 . Miliki Penangkaran Cucak Ijo, Mujito Raup Omzet Jutaan Rupiah   |   08:00 . Masjid Megah di Perbatasan Bojonegoro Ngawi Sudah Dibangun   |   07:00 . Kabar Terkini Pandemi Covid-19 di Indonesia: Menkes Budi Gunadi Segera Umumkan Endemi?   |   06:00 . Politisi, Konstituen dan Penistaan Agama: Rasmus Paludan   |   18:00 . Disdukcapil Jemput Bola Perekaman KTP-El Bagi Pelajar   |   13:00 . Warga Mulai Antusias Daftar Pantarlih   |   12:00 . Bekerja 38 Hari, Inilah Jadwal Pembentukan Pantarlih   |   11:00 . Puskesmas Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan untuk Syarat Pantarlih   |  
Sun, 29 January 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Rintih Petani Cabai Dikala Harga Panen Tak Menentu

blokbojonegoro.com | Monday, 10 August 2020 08:00

Rintih Petani Cabai Dikala Harga Panen Tak Menentu

Reporter: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Tahun ini bakal jadi tahun yang berat bagi sebagian petani cabai, lantaran hasil panen sulit terjual hingga harganya terjun bebas.

Salah seorang petani cabai asal Desa Nglampin Kecamatan Ngambon, Tarni mengatakan, saat ini harga cabai hanya Rp8.000 per kilogram. "Padahal musim lalu harga cabai paling murah Rp40.000 sampai Rp55.000 per kilogram," katanya, Senin (10/8/2020).

Perempuan 58 tahun ini menjelaskan, harga cabai rawit di tingkat petani selalu mengalami perubahan dengan cepat. Untuk itu, pada saat harga sedang bagus meski kondisi cabai belum benar-benar matang untuk dipanen, ia segera memanen lebih awal.

Hal sama juga dikatakan Kholiq, petani lain asal Desa Sengon Kecamatan Ngambon, harga cabai memang selalu berubah. Karena tidak ada ketetapan harga sehingga petani sering merasa bingung.

"Harga cabai ini tidak tentu, bahkan hitungan jam saja bisa berubah," jelasnya. Dia menduga ada permainan di tingkat tengkulak.

Lanjutnya, petani bisa diuntungkan ketika harganya bisa bertahan di nominal Rp20 ribu per kilogram. Jika sudah dibawah angka itu banyak petani yang merasa rugi.

Baginya jika harga cabai mengalami penurunan, hal itu tidak sebanding dengan biaya untuk tanam dan perawan yang dikeluarkan. [her/mu]

Tag : petani, cabai, petani cabai, harga cabai



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more