08:00 . Hendak Konvoi, Ratusan Remaja di Bojonegoro Dihukum Dorong Motor   |   07:00 . Tersebar Diduga CCTV Detik-detik Remaja di Bojonegoro Dikejar 4 Motor Sebelum Meninggal   |   22:00 . Kisah Inspiratif Pembatik Gen Z Asal Temayang, Berdayakan Tetangga Melalui Usaha Rintisannya   |   21:00 . Ya Allah, Balita di Bojonegoro Meninggal Terlindas Truk   |   20:00 . Sebelum Dimakamkan, Jenazah Remaja yang Ditemukan Meninggal di Bojonegoro Diautopsi   |   19:00 . Kronologi Meninggalnya Remaja di Bojonegoro, Korban Dikejar dan Tabrak Pembatas Jalan, Polisi Terus Selidiki   |   18:00 . Setyo Wahono Adik Mensesneg Nyatakan Siap Maju Calon Bupati Bojonegoro   |   17:00 . Remaja di Bojonegoro Ditemukan Meninggal, Dikeroyok atau Kecelakaan?   |   16:00 . Bagaimana Pertanian Ekologis Ramah Lingkungan Mengubah Nasib Petani di Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Satu Keluarga Hasilkan Cuan dari Olahan Tanaman Sekitar Rumah, Bisnis Makin Berkembang Berkat KUR   |   14:00 . Kisah Milenial Asal Bojonegoro Gunakan Satu Aplikasi Untuk Segala Kebutuhan   |   13:00 . Bayar Uang Kuliah Hingga Beli Pulsa, Belanja Bisa Lewat Fitur BRImo   |   12:00 . Bukan Suami Istri, Penghuni Kos Nakal Pondok Pinang Diamankan Satpol PP   |   09:00 . Hendak Konvoi, Ratusan Remaja di Bojonegoro Diamankan Polisi   |   22:00 . Realfood Berikan Hadiah Rumah untuk Striker Timnas Indonesia U-16 asal Bojonegoro   |  
Sun, 14 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Kapas Ini Koleksi Fosil dan Benda Kuno

blokbojonegoro.com | Monday, 07 September 2020 20:00

Warga Kapas Ini Koleksi Fosil dan Benda Kuno

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Benda-benda kuno yang mempunyai nilai sejarah tinggi banyak dicari oleh para kolektor benda bersejarah. Selain mempunyai nilai historis, benda kuno / barang antik, dari juga tergolong cukup mahal. Pasalnya, keberadaannya yang sangat langka, menjadi incaran pecinta barang antik.

Seperti barang-barang yang dimiliki oleh Sulyanto, warga Desa/Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Pria berusia 45 tahun ini, memiliki berbagai macam jenis benda antik yang disimpan di rumahnya. Mulai dari koin kuno bertuliskan huruf China, cincin, pusaka, keris, gerabah era kerjaan Majapahit, fosil gigi ikan hiu hingga fosil gajah purba yang dipredisksi  berumur jutaan tahun lalu.

Menurut Pak Sul, sapaan akrabnya, berbagai jenis benda kuno tersebut, ia dapat dengan membeli dari masyarakat saat melakukan penambangan pasir di Sungai Bengawan Solo. Tak sedikit pula, ia beli dari para kolektor, maupun bertukar barang dengan kolektor lainnya.

"Kalau menurut saya menarik, mempunyai nilai sejarah tinggi dan murah, pasti saya beli," ujarnya.

Seperti halnya kendil era Kerajaan Majapahit yang ia beli dari warga yang sedang menambang pasir di bawah Jembatan Kali Ketek pada tahun 2019 lalu, seharga Rp150 ribu. Bahkan, beberapa hari lalu bapak empat anak ini juga mendapatkan fosil gajah purba yang diperkirakan berumur jutaan tahun.

"Kalau untuk Fosil gajah ini saya dapat dengan cara 'barter' dengan pusaka yang saya miliki, kalau dirupiahkan seharga Rp550 ribu," sambungnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain itu, ia juga menyayangkan jika fosil gajah purba tersebut dibeli oleh masyarakat luar Bojonegoro. Pasalnya, fosil tersebut didapatkan dari sekitar wilayah Kecamatan Ngambon dan merupakan aset yang sangat berharga untuk masyarakat Bojonegoro.

"Ya sangat disayangkan, jika dimiliki oleh warga luar Bojonegoro, karena sebelumnya sudah berada di tangan orang pinggir Bojonegoro, sehingga mau tidak mau saya harus membelinya," terang Sulyanto.

Saat ini dirinya bisa dikatakan pemilik nomor lima dari fosil gajah purba tersebut, setelah berpindah kepemilikan sebannyak empat kali. Ia juga mengungkapkan, belum berencana untuk menjualnya. Akan tetapi, jika nantinya diminta oleh pemerintah, ia juga akan memberikannya, dengan catatan pemerintah memberikan ganti rugi uang yang telah dikeluarkan.

"Karena pusaka yang sayar tukarkan dengan fosil ini saya membelinya dari warga, sehingga paling tidak ada biaya untuk perjuangan saya ini," imbuh Sulyanto.

Dirinya juga menceritakan, sebenarnya Kabupaten Bojonegoro kaya akan peninggalan masa lalu. Seperti halnya di aliran Sungai Bengawan Solo yang banyak ditemukan benda-benda era kerajaan maupun era perjuangan saat penjajahan.

"Kalau wilayah selatan Bojonegoro itu, banyak ditemukan fosil-fosil hewan purba dan itupun sudah banyak dibeli oleh masyarakat luar Bojonegoro," ujarnya.

Ia pun berharap dari Pemerintah Kabupaten juga turut merawat benda-benda temuan dari bumi Bojonegoro.

"Pemerintah Kabupaten harusnya bertindak cepat, agar penemuan-penemuan benda bersejarah bisa dimusiumkan sendiri," pungkasnya.

Selain mengoleksi benda-benda peninggalan era kerajaan dan fosil purba, Sulyanto juga mengoleksi benda atik lainya era tahun 90 an. Seperti, kamera, alat tumbuk dari batu, guci, sepedah tempo dulu, uang koin lama hingga jam dinding.[din/col]



Tag : Fosil, Gajah, purba



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat