08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |  
Sun, 04 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Olah Daun Kelor Jadi Wedang Celup yang Kaya Manfaat

blokbojonegoro.com | Friday, 25 June 2021 12:00

Olah Daun Kelor Jadi Wedang Celup yang Kaya Manfaat

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Daun kelor yang biasanya dimanfaatkan untuk bahan memasak sayur mayur ternyata dapat diolah menjadi jamu, bisa juga disulap jadi teh herbal, hingga suplemen.

Dalam pengobatan tradisional, daun kelor dipercaya berkhasiat untuk mengobati diabetes, nyeri sendi, infeksi bakteri, hingga kanker.

Salah satu ibu rumah tangga dari Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro membuat daun kelor jadi wedang celup yang ia beri nama Herbasina Nutrindo.

Usaha yang dimulai sejak tahun 2020 itu menarik banyak perhatian masyarakat sekitar, sehingga kini usaha yang dijalankan IRT tersebut telah banyak dikenal masyarakat.

Anita Wahyu Deviani atau yang sering disapa Bu Anita mengembangkan usahanya di tengah pandemi yang saat ini masih berlangsung. Berawal dari rasa ingin tahu terkait manfaat daun kelor, mulai dari membaca dan belajar dari beberapa jurnal penelitian dan berbagai referensi terkait manfaat daun kelor, hingga akhirnya memutuskan untuk memulai usahanya tersebut.

"Awal mula saya melihat daun kelor, terus ingat kalau daun kelor kata orang tua dulu bisa mengusir roh jahat, nah dari situ saya penasaran. Terus saya baca-baca beberapa referensi buku dan jurnal penelitian, ternyata daun kelor memiliki banyak manfaat dan berkhasiat sebagai obat," ujarnya.

Ibu satu anak ini saat awal usaha mengenalkan produknya di beberapa akun sosial media. Ia memilih sosmed karena banyak masyarakat menghabiskan waktu luangnya dengan berselancar di akun jejaring sosial tersebut.

Berawal dari upload di status whatsapp, facebook, instagram bahkan hingga tiktok, kini usaha yang ia jalankan bisa dibilang lancar, sehingga Bu Anita mendaftarkan usahanya di beberapa marketplace seperti shoope untuk mempermudah masyarakat luar daerah mengakses wedang daun kelor.

"Untuk saat ini pelanggan saya sudah sampai pulau Natuna Kepulauan Riau. Untuk mengantisipasi bengkaknya ongkir, jadi saya mendaftarkan wedang daun kelor saya ini di shoope, selain untuk mudah diakses banyak masyarakat pastinya juga untuk mendapatkan gratis ongkir," imbuhnya.

Anita menuturkan, sehari ia bisa memproduksi hingga 30 boks wedang daun kelor yang siap untuk dijual. Wedang daun kelor usahanya juga sudah mendapatkan izin edar dari Dinas Kesehatan P.IRT untuk memperkuat dan meyakinkan konsumen bahwa produk yang dijual memang layak untuk dikonsumsi.

"Alhamdulillah saat ini sudah mendapatkan izin edar DINKES P.IRT, dan untuk kedepannya saya juga akan mengurus untuk BPOM nya, agar masyarakat lebih percaya dan yakin bahwa wedang daun kelor ini sangat pantas untuk di konsumsi," tuturnya.

Dalam satu boks berisi 12 pcs wedang daun kelor dibandrol dengan harga Rp30.000. Penjualan terbanyak yang ia pernah termia dalam sekali pemesanan ada yang membeli hingga 50 boks.

Saat ini ia telah memiliki dua karyawan serta ada banyak reseller dan pelanggan tetap. "Untuk saat ini saya masih mengerjakan packing dan lain-lain secara manual, saya berharap ke depannya bisa membeli alat packing yang otomatis. Sehingga saat ini saya harus lebih semangat lagi untuk membuat usaha lebih berkembang dan banyak dikenal masyarakat secara lebih luas," tutup Anita. [lyn/mu]

Tag : wedang kelor, manfaat daun kelor, obat herbal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat