19:00 . Cerita Dwi Kurnia, Ikuti Seleksi CPNS Saat Hamil   |   18:00 . Pengurus PPDI Bojonegoro Dilantik, Pemkab Siap Beri Pelayanan Terbaik   |   17:00 . Inilah Titik Lokasi Mandiri SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Rumah Cerdas Ceria Gelar Parenting untuk Si Buah Hati   |   15:00 . 435 Peserta Ikuti SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . Cerita Mbah Banung Sumitro dan Desa Blongsong   |   11:00 . Pelas Crispy, Kuliner Hits Kekinian   |   09:00 . Jalin Silaturahmi Asosiasi Pengrajin Batik Bojonegoro Belajar Batik Bledak Sogan Bojonegaran   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   22:00 . Mulai Besok, SKB CPNS Bojonegoro Diselenggarakan   |   20:00 . Lantik Kades PAW, Bupati Ajak Selaraskan Program Kesejahteraan Masyarakat   |   19:00 . Pendiri ISNU Asli Bojonegoro, Pengurus Harus Teruskan Semangat Berjuang   |   18:00 . Bupati Tunjukkan Inovasi Bojonegoro Pada Ajang Kepala Daerah Inovatif Kemendagri   |   17:00 . Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang   |   16:00 . Hujan Deras, Beberapa Jalan di Kota Bojonegoro Tergenang   |  
Sun, 28 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Olah Daun Kelor Jadi Wedang Celup yang Kaya Manfaat

blokbojonegoro.com | Friday, 25 June 2021 12:00

Olah Daun Kelor Jadi Wedang Celup yang Kaya Manfaat

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Daun kelor yang biasanya dimanfaatkan untuk bahan memasak sayur mayur ternyata dapat diolah menjadi jamu, bisa juga disulap jadi teh herbal, hingga suplemen.

Dalam pengobatan tradisional, daun kelor dipercaya berkhasiat untuk mengobati diabetes, nyeri sendi, infeksi bakteri, hingga kanker.

Salah satu ibu rumah tangga dari Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro membuat daun kelor jadi wedang celup yang ia beri nama Herbasina Nutrindo.

Usaha yang dimulai sejak tahun 2020 itu menarik banyak perhatian masyarakat sekitar, sehingga kini usaha yang dijalankan IRT tersebut telah banyak dikenal masyarakat.

Anita Wahyu Deviani atau yang sering disapa Bu Anita mengembangkan usahanya di tengah pandemi yang saat ini masih berlangsung. Berawal dari rasa ingin tahu terkait manfaat daun kelor, mulai dari membaca dan belajar dari beberapa jurnal penelitian dan berbagai referensi terkait manfaat daun kelor, hingga akhirnya memutuskan untuk memulai usahanya tersebut.

"Awal mula saya melihat daun kelor, terus ingat kalau daun kelor kata orang tua dulu bisa mengusir roh jahat, nah dari situ saya penasaran. Terus saya baca-baca beberapa referensi buku dan jurnal penelitian, ternyata daun kelor memiliki banyak manfaat dan berkhasiat sebagai obat," ujarnya.

Ibu satu anak ini saat awal usaha mengenalkan produknya di beberapa akun sosial media. Ia memilih sosmed karena banyak masyarakat menghabiskan waktu luangnya dengan berselancar di akun jejaring sosial tersebut.

Berawal dari upload di status whatsapp, facebook, instagram bahkan hingga tiktok, kini usaha yang ia jalankan bisa dibilang lancar, sehingga Bu Anita mendaftarkan usahanya di beberapa marketplace seperti shoope untuk mempermudah masyarakat luar daerah mengakses wedang daun kelor.

"Untuk saat ini pelanggan saya sudah sampai pulau Natuna Kepulauan Riau. Untuk mengantisipasi bengkaknya ongkir, jadi saya mendaftarkan wedang daun kelor saya ini di shoope, selain untuk mudah diakses banyak masyarakat pastinya juga untuk mendapatkan gratis ongkir," imbuhnya.

Anita menuturkan, sehari ia bisa memproduksi hingga 30 boks wedang daun kelor yang siap untuk dijual. Wedang daun kelor usahanya juga sudah mendapatkan izin edar dari Dinas Kesehatan P.IRT untuk memperkuat dan meyakinkan konsumen bahwa produk yang dijual memang layak untuk dikonsumsi.

"Alhamdulillah saat ini sudah mendapatkan izin edar DINKES P.IRT, dan untuk kedepannya saya juga akan mengurus untuk BPOM nya, agar masyarakat lebih percaya dan yakin bahwa wedang daun kelor ini sangat pantas untuk di konsumsi," tuturnya.

Dalam satu boks berisi 12 pcs wedang daun kelor dibandrol dengan harga Rp30.000. Penjualan terbanyak yang ia pernah termia dalam sekali pemesanan ada yang membeli hingga 50 boks.

Saat ini ia telah memiliki dua karyawan serta ada banyak reseller dan pelanggan tetap. "Untuk saat ini saya masih mengerjakan packing dan lain-lain secara manual, saya berharap ke depannya bisa membeli alat packing yang otomatis. Sehingga saat ini saya harus lebih semangat lagi untuk membuat usaha lebih berkembang dan banyak dikenal masyarakat secara lebih luas," tutup Anita. [lyn/mu]

Tag : wedang kelor, manfaat daun kelor, obat herbal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more