08:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |   19:00 . Sambut Peringatan HSN, Himatika Gelar Webinar Era Digital dengan Gus Romzi   |   18:00 . Khitan Massal Infaqo Attanwir Warnai Peringatan Maulid Nabi   |   17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |   12:00 . 34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1   |   08:00 . DPRD Sepakati Kenaikan Tamsil GTT/PTT Hingga Realisasi Beasiswa dan Rehab Ruang Belajar   |  
Mon, 18 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Nekat Konsumsi Ikan Mati Akibat Limbah

blokbojonegoro.com | Friday, 24 September 2021 19:00

Warga Nekat Konsumsi Ikan Mati Akibat Limbah

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Momentum pencemaran limbah yang menyebabkan kematian ikan di Sungai Bengawan Solo justru dimanfaatkan warga. Mereka antusias mengumpulkan ikan-ikan yang mati untuk dikonsumsi. 

Moh. Hanif selaku Kasi Konservasi, Mitigasi dan Rehabilitasi Lahan DLH Bojonegoro mengatakan, warga sekitar Bengawan Solo memanfaatkan keadaan tersebut dengan berburu ikan yang mati untuk dikonsumsi. "Mereka mengambil ikan yang mati setengah sadar, dan warga sekitar aliran Bengawan Solo bisa membedakan, jadi kalau ikannya mati sudah satu hari dibiarkan dan tidak diambil," ujarnya. 

Namun dengan adanya peristiwa tersebut, secara ilmu kesehatan, Hanif tidak bisa memastikan apakah ikan tersebut layak untuk dikonsumsi atau tidak. Melihat kondisi ikan mati akibat pencemaran limbah. 

Pihaknya juga menyampaikan kepada warga sekitar karena belum bisa memastikan apakah ikan layak dikonsumsi atau tidak, namun warga sekitar tetap mengambil ikan-ikan tersebut. Hingga saat ini pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk melakukan pencegahan terhadap pembuangan limbah di Sungai Bengawan Solo.

"Kami sudah berkoordinasi dengan DLH Provinsi, Kementrian Lingkungan Hidup dan Balai Besar Bengawan Solo, yang punya kewenangan kan KLH untuk bagaimana kelanjutannya. Sampai saat ini hasilnya juga belum maksimal," tuturnya. 

Dengan adanya peristiwa ini, Hanif berharap agar pihak terkait bisa membuang limbah dengan bijak, dengan melakukan pengolahan terlebih dahulu agar lingkungan tidak tercemar meski dinyatakan sebagai sungai kelas 2, artinya tidak bisa dikonsumsi bahkan tidak layak untuk dipakai mandi.

"Pihak yang berwenang bisa berbenah diri, karena ini sumber air masyarakat. Kalau sudah tercemar dan menjadi hitam seperti ini pastinya susah juga untuk diolah," tandasnya. [uul/col]

 

Tag : Ikan, mati, layak, warga, konsumsi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat