07:00 . Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental   |   20:00 . Sinergi Energi 2022, AAPG UGM -SC Belajar Industri Hulu Migas dengan EMCL   |   19:00 . PAC ISNU Balen Gembira Bersama Yatim-Piatu   |   17:00 . Ada Makam di Tengah Hutan Temayang, Diduga untuk Ritual Pesugihan   |   15:00 . Iseng Main Game, Pria Kepohbaru Dapat Rp100 Juta, Kok Bisa?   |   14:00 . Pertamina Komit Jaga Ketahanan Energi Nasional dengan Optimalisasi Produksi   |   13:00 . Jembatan Penghubung Dua Desa di Balen Nyaris Ambruk, Begini Kondisinya   |   10:00 . Diatas Rata-Rata Nasional, Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tertinggi Se-Pulau Jawa   |   09:00 . KKN-Tematik Unigoro Perkuat Usaha Mikro Kecil Lewat Pendampingan   |   08:00 . Forecasting Pendidikan di Bojonegoro Mampu Lompat Level Tinggi   |   07:00 . Dokter Ungkap 9 Tumbuhan yang Bantu Luruhkan Batu Ginjal, Gampang Ditemukan di Rumah!   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan, KKN Unigoro Wadahi Pemberdayaan SDM Wukirhajo   |   16:00 . Porsadin Ke-5 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka   |   15:00 . Harga Jual Umbi Porang di Bojonegoro Anjlok, Begini Siasat Petani   |   12:00 . Pemuda Bojonegoro Manfaatkan Zebra Cross Mastrip Bak Citayam Fashion Week   |  
Tue, 09 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Akibat Limbah, Udang di Bengawan Solo Mabuk

blokbojonegoro.com | Monday, 20 September 2021 10:00

Diduga Akibat Limbah, Udang di Bengawan Solo Mabuk

Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com - Sejak beberapa waktu belakangan ini, warna air di Bengawan Solo berubah seperti teh dan bahkan cenderung ke hitam-hitaman. Dugaan kuat karena ada pencemaran limbah dari wilayah hulu.

Akibatnya, dinihari sampai pagi, banyak udang "mabuk" dan menempel di bibir bengawan. Tepatnya disekitar bantaran turut Kecamatan Balen dan Kanor.

Salah satu warga, Lina, asal Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Senin (20/9/2021) mengatakan, jika sejak pagi banyak warga mencari udang di bengawan.

"Udang pada mabuk dan di tepian. Warga menyebut munggut atau pladu. Tapi warna air bengawan hitam," jelasnya

Senada dikatakan Makruf, asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Menurutnya, jika udang tampak mabuk dinihari. Sebab, ia biasanya tengah malam di sungai terpanjang di Pulau Jawa itu belum melihat udah menepi.

"Setelah salat Subuh mau melihat pancing yang ditinggal di bengawan, ternyata banyak udang di tepian," pungkasnya. [mu/ito]

Tag : udang, bengawan, solo, bojonegoro, pilanggede, balen, kanor



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat