08:00 . Hari Ini Bengawan Solo Siaga Hijau Trend Naik   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |   18:00 . Jalin Sinergitas, Dandim Bojonegoro Silaturahmi Bersama FKUB dan Tokoh Lintas Agama   |   17:00 . Vakum Akibat Covid-19, Gantangan Burung Kicau Eksis Kembali   |   16:00 . Satreskrim Polres Bojonegoro Ringkus 9 Remaja Pelaku Pengeroyokan Di Balen   |   15:00 . Satresnarkoba Polres Bojonegoro Ungkap 4 Kasus Narkoba   |   14:00 . Provinsi Jatim Tertinggi Turunkan Kemiskinan   |   13:00 . Seorang Ayah Setubuhi Anak Tirinya 5 Kali, Terancam Meringkuk 13 Tahun di Penjara   |   12:00 . Bawa Kabur Kendaraan Setelah Kenalan Lewat Medsos dan Kopdar, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi   |   11:00 . Cetak Pendidik Qur'ani, Prodi PAI UNUGIRI Gelar Workshop Metode Baca Al-Qur'an An-Nahdliyah   |   07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |  
Fri, 21 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Anak Pendiam? Ini 4 Tips Orangtua untuk Membuatnya Lebih Terbuka

blokbojonegoro.com | Thursday, 11 November 2021 07:00

Anak Pendiam? Ini 4 Tips Orangtua untuk Membuatnya Lebih Terbuka

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Anak pendiam bisa membuatnya susah bergaul dan bersosialisasi. Adakah tips untuk membuatnya lebih terbuka?

Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab mengapa seorang anak menjadi pendiam yaitu, pribadinya yang introvert, adanya trauma masa lalu atau mengalami keterlambatan bicara.

Melansir dari parents.com, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mendorong agar anak lebih aktif bicara. Apa saja?

Gunakan bahasa yang nyaman

Anak yang pendiam mungkin saja pada masa lalunya mendapatkan pesan yang tanpa disadari menyakiti hatinya. Contohnya mengatakan kepada orang lain bahwa ia merupakan anak yang pemalu.

Hal tersebut akan membuat ia merasa bahwa ketenangannya adalah sesuatu yang salah. Jika Anda mengatakan bahwa ia merasa pendiam sekarang, maka ia akan merasa bahwa ia tidak seperti yang diinginkan orangtua.

Dengan menciptakan kebebasan di dalam rumah akan membuat ia bebas membentuk dirinya.

Bukalah ruang diskusi

Perhatikan kembali, apakah ada kondisi di mana membuat sang anak menjadi pendiam. Hal tersebut akan membantu Anda untuk mengerti bagaimana sifatnya.

Kemudian, Anda bisa menawarkan saran untuk menolongnya lain kali. jika dia menolak segala upaya, Anda bisa memulai dengan menyapa dan tersenyum kepadanya sehingga bisa membantunya perlahan membuka diri

Melatih kemampuan sosialisasi

Beberapa dari kita mungkin akan merasa terganggu dengan kebisingan dan keadaan yang tidak familiar. Orang dewasa mungkin akan terbiasa akan hal tersebut namun berbeda dengan anak-anak.

Anda dapat melakukan secara perlahan dengan membuatnya nyaman hingga mau bersenang-senang bersama.

Sebagai awalan, Anda harus menghindari kelompok bermain dalam skala besar dan memaksanya karena hal tersebut dapat membuatnya cemas dan akan menghindar.

Berikan Pujian pada Anak

Anak-anak akan merespon terhadap pujian yang telah diberikan. Berilah pujian untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Hindari memberikan imbalan kepada anak Anda saat berbicara kepada teman karena hal tersebut akan membuat ia bertanya-tanya mengapa ia diberikan hadiah untuk interaksi tersebut.

Itulah tips bagi orangtua untuk membuat anak yang pendiam menjadi lebih aktif bicara.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat